Gelar Produk Agribisnis: Upaya Kreatif Mengenalkan Prodi Agribisnis Melalui Pangan Lokal Dan Sayur Organik

Dalam upaya memperkenalkan Program Studi Agribisnis kepada masyarakat luas, khususnya jemaat gereja, telah diselenggarakan kegiatan Gelar Produk Agribisnis yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Kegiatan ini menjadi wadah edukatif sekaligus inspiratif dengan menampilkan berbagai produk hasil karya mahasiswa dan pelaku usaha berbasis agribisnis.

Acara yang digelar di lingkungan gereja ini menghadirkan beragam produk unggulan, mulai dari sayuran organik segar hingga olahan pangan berbahan dasar lokal. Sayur organik yang dipamerkan antara lain bayam, kangkung, sawi, dan selada yang dibudidayakan dengan prinsip ramah lingkungan tanpa penggunaan bahan kimia sintetis. Produk ini tidak hanya menonjolkan kualitas kesehatan, tetapi juga menjadi bentuk nyata praktik pertanian berkelanjutan.

Pengunjung juga disuguhkan aneka olahan pangan lokal seperti mie tempe, olahan mocaf, minuman herbal, serta produk inovatif lainnya yang memiliki nilai tambah ekonomi. Produk- produk ini merupakan hasil kreativitas mahasiswa yang mengintegrasikan pengetahuan produksi, pengolahan, hingga pemasaran dalam satu rangkaian usaha. Kegiatan ini tidak sekadar pameran, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi jemaat mengenai pentingnya konsumsi pangan sehat, pemanfaatan potensi lokal, serta peluang usaha di bidang agribisnis. Melalui interaksi langsung dengan pengunjung, mahasiswa turut menjelaskan proses produksi, manfaat produk, hingga prospek bisnisnya.

Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa gelar produk ini merupakan bagian dari strategi pengenalan Prodi Agribisnis kepada masyarakat secara lebih dekat dan kontekstual. “Kami ingin menunjukkan bahwa agribisnis bukan hanya tentang pertanian, tetapi juga mencakup inovasi, kewirausahaan, dan keberlanjutan,” ujarnya. Respon positif terlihat dari antusiasme jemaat yang tidak hanya membeli produk, tetapi juga berdiskusi dan tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang dunia agribisnis. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin mengenal peran penting agribisnis dalam kehidupan sehari-hari, serta tertarik untuk mendukung dan terlibat dalam pengembangan pangan lokal yang sehat, berkelanjutan, dan bernilai ekonomi tinggi. – ATB