Deskripsi Mata Kuliah Program Studi S1 Agribisnis

Deskripsi Mata Kuliah Tahun 2021

Kewarganegaraan

Mata kuliah Kewarganegaraan merupakan mata kuliah wajib umum (MKWU) yang bertujuan membentuk mahasiswa menjadi warga negara yang berkarakter, bertanggung jawab, dan memiliki kesadaran konstitusional. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa dibekali kemampuan untuk berpikir kritis, bersikap demokratis, dan berperan aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan ketentuan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Referensi:

  1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. (2019). Pendidikan Kewarganegaraan untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Kemendikbud.
  2. Azhari, A. (2015). Hukum Tata Negara Indonesia. Rajawali Pers.
  3. Safaat, M.A. (2020). Pendidikan Kewarganegaraan: Perspektif Nilai-Nilai Pancasila dan Konstitusi. Rajawali Pers.
  4. Departemen Hukum dan HAM RI. (2016). Hak Asasi Manusia dan Perlindungan Konstitusional. Jakarta: Depkumham.
  5. UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

 

Agama

Mata kuliah Agama memberikan pemahaman dasar tentang nilai-nilai keagamaan, etika, dan spiritualitas, serta relevansinya dengan kehidupan pribadi, sosial, akademik, dan profesional. Mahasiswa diajak mengembangkan sikap beragama yang inklusif, toleran, dan mampu berperilaku sesuai nilai moral agama dalam menghadapi tantangan kehidupan modern.

Referensi:

  1. Tim MKWU Nasional. (2016/2020). Pendidikan Agama untuk Perguruan Tinggi. Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemdikbud.
  2. Suyanto, dkk. (2015). Pendidikan Agama di Perguruan Tinggi: Teori dan Praktik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  3. Koentjaraningrat, R. (2012). Agama dalam Kehidupan Manusia. Jakarta: Gramedia.
  4. Rohidi, M. (2014). Etika dan Moral dalam Pendidikan Agama. Bandung: Alfabeta.
  5. Budi Setiawan. (2016). Agama, Moral, dan Karakter Bangsa. Yogyakarta: LKiS.
  6. Huda, N. (2015). Pendidikan Agama dan Pembangunan Karakter Mahasiswa. Malang: UB Press.

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

Mata kuliah Teknologi, Informasi, dan Komunikasi membekali mahasiswa dengan pengetahuan dasar dan keterampilan praktis mengenai pemanfaatan perangkat teknologi digital, sistem informasi, dan media komunikasi modern untuk mendukung kegiatan akademik, pekerjaan, dan kehidupan sehari-hari.

Referensi:

  1. Turban, E., & Volonino, L. (2011, terjemahan/adaptasi). Teknologi Informasi untuk Manajemen. Jakarta: Salemba Empat.
  2. Jogiyanto, H. M. (2010). Sistem Informasi Manajemen: Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta: Andi Offset.
  3. Suharyadi, & Hadi, S. (2015). Teknologi Informasi dalam Agribisnis. Bogor: IPB Press.
  4. Santoso, B. (2016). Sistem Informasi dan Teknologi untuk Manajemen Pertanian. Yogyakarta: Gava Media.
  5. Prabowo, A. (2018). Penerapan TIK untuk Pertanian dan Agribisnis. Jakarta: Kencana.

 

Bahasa Indonesia

Mata kuliah Bahasa Indonesia membekali mahasiswa dengan kemampuan berbahasa yang baik dan benar untuk keperluan akademik dan profesional. Fokus utama meliputi keterampilan menulis ilmiah, kemampuan membaca kritis, penalaran dan argumentasi, tata bahasa dan ejaan yang baik, dan penyusunan artikel ilmiah, laporan, proposal, serta karya ilmiah lainnya. Mahasiswa dilatih untuk memahami prinsip bahasa baku, berpikir logis dalam menyusun gagasan, serta menggunakan Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi ilmiah, efektif, dan etis dalam dunia akademik.

Referensi:

  1. Tim MKWU Nasional. (2020). Bahan Ajar Bahasa Indonesia. Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemdikbud.
  2. Keraf, Gorys. (2007). Argumentasi dan Narasi. Gramedia.
  3. (2014). Keterampilan Menulis. Rajawali Pers.
  4. Suparno & Yunus. (2008). Keterampilan Dasar Menulis. Universitas Terbuka.
  5. Badan Bahasa. (2016/2022). Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).
  6. Alwi, Hasan, dkk. (2010). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Balai Pustaka.
  7. Tarigan, H.G. (2008). Menulis Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Angkasa.

 

Matematika

Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan konsep dan teknik matematika dasar–menengah yang relevan untuk analisis masalah agribisnis. Materi meliputi aljabar, fungsi, persamaan, kalkulus dasar, optimasi, matematika keuangan, statistik dasar, serta aplikasi matematika pada produktivitas, biaya produksi, permintaan-penawaran, efisiensi agribisnis, dan pengambilan keputusan.

Referensi:

  1. Chiang, Alpha. (2004). Fundamental Methods of Mathematical Economics. McGraw-Hill.
  2. Debertin, D. (2012). Agricultural Production Economics. Pearson.
  3. (1989). Pengantar Ekonomi Pertanian. LP3ES. (Untuk konteks aplikasi Indonesia)
  4. Hendriana & Sumarmo. (2017). Matematika untuk Ekonomi dan Bisnis. Alfabeta.
  5. Abidin, Z. (2020). Kalkulus dan Aplikasinya. Rajawali Pers.

 

Pengantar Ilmu Ekonomi

Mata kuliah ini memberikan pemahaman dasar tentang konsep, prinsip, dan mekanisme ekonomi sebagai fondasi analisis dalam agribisnis. Materi mencakup teori ekonomi mikro dan makro yang relevan dengan kegiatan produksi, distribusi, konsumsi, harga, pasar, dan kebijakan pertanian.

Referensi:

  1. Sadono Sukirno. (2013). Pengantar Teori Mikroekonomi. RajaGrafindo.
  2. Sadono Sukirno. (2011). Pengantar Teori Makroekonomi. RajaGrafindo.
  3. Hanafiah & Saefuddin. (2006). Ekonomi Produksi dalam Agribisnis. UI Press.
  4. (1989). Pengantar Ekonomi Pertanian. LP3ES.

 

Pengantar Teknologi Pertanian

Mata kuliah ini memberikan pemahaman dasar mengenai peran, prinsip, dan perkembangan teknologi dalam sistem pertanian dan agribisnis. Fokus diberikan pada bagaimana teknologi diterapkan pada pra-produksi, produksi, panen, pascapanen, pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi dalam rantai agribisnis untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan daya saing agribisnis.

Referensi:

  1. Winarno, F.G. (2004). Pascapanen Tanaman Hortikultura. M-Brio Press.
  2. (2014). Pengantar Teknologi Pertanian. UGM Press.
  3. Nugraha, S. (2016). Teknologi Pascapanen Pertanian. Graha Ilmu.
  4. Sudarsono, A. (2015). Teknologi Pertanian: Dasar dan Aplikasinya. Bogor: IPB Press.
  5. Subagyo, H. (2016). Teknologi dan Inovasi Pertanian Berkelanjutan. Jakarta: Kencana.
  6. Departemen Pertanian RI. (2014). Teknologi Pertanian untuk Peningkatan Produksi dan Kualitas Hasil Pertanian. Jakarta: Ditjen PSP.
  7. Winarno, F. G. (2014). Inovasi Teknologi Pertanian untuk Agribisnis Modern. Bogor: IPB Press.

 

Bahasa Inggris

Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan kemampuan berbahasa Inggris dasar hingga menengah yang relevan untuk konteks pertanian dan agribisnis. Fokus pembelajaran meliputi keterampilan membaca (reading), menulis (writing), berbicara (speaking), dan mendengarkan (listening), dengan penekanan pada istilah-istilah teknis pertanian, agronomi, pemasaran hasil pertanian, manajemen usaha tani, serta komunikasi profesional di lingkungan agribisnis.

Referensi:

  1. Hornby, A. S. (2010, terjemahan). Oxford Learner’s Dictionary Bahasa Inggris – Indonesia. Jakarta: Penerbit Erlangga.
  2. Depdiknas. (2008). English for Academic Purposes: Modul Pembelajaran Bahasa Inggris di Perguruan Tinggi. Jakarta: Depdiknas.
  3. Hornby, A. S. (2015, terjemahan). Essential English Grammar. Jakarta: Penerbit Erlangga.
  4. Arifin, Z. (2013). Bahasa Inggris untuk Perguruan Tinggi: Teori dan Praktik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  5. Siahaan, M. (2012). Practical English for Communication in Higher Education. Jakarta: Gramedia – terjemahan/adaptasi tersedia.
  6. Asril, S. & Hidayat, R. (2015). Bahasa Inggris untuk Keperluan Akademik dan Profesi. Malang: UB Press.

 

Dasar-dasar Akuntansi

Mata kuliah ini membahas konsep fundamental akuntansi sebagai bahasa bisnis, termasuk prinsip akuntansi, siklus akuntansi, pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan, serta penerapannya dalam konteks agribisnis. Mahasiswa dibekali kemampuan memahami proses akuntansi mulai dari identifikasi transaksi hingga penyusunan laporan laba rugi, neraca, dan arus kas, serta pengenalan akuntansi biaya dan analisis sederhana untuk pengambilan keputusan usaha tani dan agribisnis.

Referensi:

  1. (2019). Pengantar Akuntansi. Erlangga.
  2. (2020). Akuntansi Dasar. Grasindo.
  3. (2016). Akuntansi Biaya. Salemba Empat.
  4. (2002). Analisis Usahatani. UI Press. (Relevan untuk konteks agribisnis)
  5. Prawironegoro, D., & Purwanto, A. (2020). Akuntansi Manajemen. Bumi Aksara.

 

Pancasila

Mata kuliah Pancasila membahas kedudukan, fungsi, dan peran Pancasila sebagai dasar negara, ideologi nasional, dan pandangan hidup bangsa Indonesia. Kajian meliputi sejarah perumusan Pancasila, nilai-nilai fundamentalnya, hubungan Pancasila dengan konstitusi, implementasi Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, serta relevansinya dalam menghadapi dinamika sosial, politik, ekonomi, dan budaya. Mahasiswa diharapkan mampu memahami, menganalisis, dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam sikap, perilaku, dan tanggung jawab sebagai warga negara.

Referensi:

  1. (2016). Pendidikan Pancasila. Paradigma.
  2. Kaelan & Zubaidi. (2019). Pendidikan Kewarganegaraan dan Pancasila. Paradigma.
  3. Tim Dosen PPKN Kemendikbud. (2020). Bahan Ajar Pancasila untuk Perguruan Tinggi. Kemendikbud RI.
  4. (2021). Modul Pembelajaran Pancasila untuk Perguruan Tinggi. Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.
  5. (1975). Pancasila: Dasar Falsafah Negara. Bina Aksara.

 

Kewidyakaryaan

Mata kuliah ini dirancang untuk mencerminkan karakteristik, visi, dan misi Universitas Katolik Widya Karya Malang dalam mengembangkan kompetensi mahasiswa. Materi dan pendekatan pembelajaran disusun agar mahasiswa tidak hanya menguasai teori dan praktik dasar, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai unggulan institusi, seperti inovasi, penelitian terapan, kewirausahaan, dan pengabdian kepada masyarakat. Mata kuliah ini bertujuan agar mahasiswa mampu menguasai kompetensi inti mata kuliah sekaligus memahami nilai, filosofi, dan keunggulan yang menjadi ciri khas institusi, sehingga siap berkontribusi secara profesional dan inovatif di bidang keahlian masing-masing.

 

Logika

Mata kuliah Logika membahas prinsip-prinsip dasar penalaran yang benar, struktur argumen, serta aturan-aturan yang digunakan untuk membedakan penalaran valid dari penalaran keliru. Materi mencakup logika proposisional, logika predikat, silogisme, bentuk-bentuk inferensi, serta identifikasi kekeliruan berpikir (fallacies). Mahasiswa dilatih untuk berpikir kritis, analitis, dan sistematis dalam memahami, mengevaluasi, dan menyusun argumen, baik dalam konteks akademik maupun kehidupan sehari-hari.

Referensi:

  1. Suherman, A. (2014). Logika dan Pemikiran Kritis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  2. Kusumadewi, S. & Santosa, B. (2011). Logika: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Salemba Empat.
  3. Rini, D. & Harsono, B. (2016). Logika, Penalaran, dan Problem Solving. Jakarta: Kencana.
  4. Hidayat, R. (2014). Logika Formal dan Informal. Malang: UB Press.
  5. (2008). Modul Logika dan Penalaran. Jakarta: Depdiknas.

 

Sains dan Teknologi Dasar

Mata kuliah Sains dan Teknologi Dasar membahas konsep-konsep fundamental ilmu pengetahuan alam dan prinsip-prinsip dasar teknologi yang memengaruhi kehidupan manusia. Materi mencakup hakikat sains, perkembangan pengetahuan ilmiah, energi dan materi, lingkungan dan keberlanjutan, teknologi dalam kehidupan modern, serta dampak sosial, ekonomi, dan etika dari perkembangan teknologi. Mahasiswa diharapkan memahami dasar-dasar berpikir ilmiah, hubungan antara sains dan teknologi, serta mampu menganalisis isu-isu kontemporer yang berkaitan dengan inovasi teknologi dan keberlanjutan.

Referensi:

  1. Sutrisno, H. (2012). Pengantar Sains. Universitas Terbuka.
  2. Hidayat, R. (2019). Sains, Teknologi, dan Masyarakat. UNP Press.
  3. Sutrisno, Y. (2017). Sains dalam Kehidupan Sehari-hari. Universitas Terbuka.
  4. Wuryan & Sumiati. (2016). Ilmu Pengetahuan Alam Dasar. Graha Ilmu.
  5. Sarwono, S. W. (2012). Ilmu Pengetahuan Sosial dan Teknologi. UT Press.
  6. Purwanto, A. (2015). Sains dan Teknologi untuk Kehidupan Modern. Graha Ilmu.

 

Dasar-dasar Manajemen

Mata kuliah Dasar-dasar Manajemen membahas konsep, fungsi, dan prinsip manajemen dalam konteks organisasi bisnis, khususnya pada sektor agribisnis. Materi mencakup fungsi manajemen (perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengawasan), pengambilan keputusan, manajemen sumber daya (manusia, modal, informasi), serta penerapan manajemen pada rantai nilai agribisnis. Mahasiswa diharapkan memahami peran manajer dalam mengelola usaha tani, agribisnis, serta lembaga pertanian, dan mampu menerapkan prinsip-prinsip manajemen untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan usaha agribisnis.

Referensi:

  1. Handoko, T. Hani. (2016). Manajemen. BPFE Yogyakarta.
  2. Hasibuan, Malayu S.P. (2019). Manajemen: Dasar, Pengertian, dan Masalah. Bumi Aksara.
  3. (2010). Asas-asas Manajemen. Kencana.
  4. Umar, Husein. (2019). Manajemen Strategis. Gramedia. (untuk topik pengambilan keputusan & strategi)
  5. Nitisemito, Alex S. (2012). Manajemen Personalia. Ghalia Indonesia.
  6. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia. Raja Grafindo.

 

Statistika

Mata kuliah Statistika membahas konsep dasar statistika yang digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian dan pengambilan keputusan agribisnis. Materi mencakup statistika deskriptif, teori peluang, distribusi probabilitas, teknik estimasi, uji hipotesis, korelasi, regresi, analisis ragam (ANOVA), serta penerapannya pada produksi pertanian, manajemen agribisnis, pemasaran, dan penelitian sosial ekonomi pertanian. Mahasiswa diharapkan mampu mengolah, menafsirkan, dan menyajikan data agribisnis secara ilmiah untuk mendukung analisis usaha tani, riset pasar, dan evaluasi kebijakan.

  1. Kurniawan, Albert. (2014). Statistika untuk Penelitian Sosial. Kencana.
  2. (2016). Statistika. Tarsito.
  3. Makoatmodjo, A. (2010). Statistika Pertanian. IPB Press.
  4. (2002). Analisis Usahatani. UI Press. (untuk konteks pengolahan data agribisnis)
  5. Hanafiah, K. A. (2010). Rancangan Percobaan: Teori dan Aplikasi. RajaGrafindo.
  6. Usman, Husaini & Akbar, Purnomo Setiady. (2011). Pengantar Statistika. Bumi Aksara.

 

Ekonomi Mikro

Mata kuliah Ekonomi Mikro membahas prinsip dasar perilaku konsumen dan produsen, mekanisme pasar, serta pengambilan keputusan ekonomi pada tingkat individu dan perusahaan. Materi mencakup teori permintaan dan penawaran, elastisitas, produksi dan biaya, struktur pasar, perilaku perusahaan, serta efisiensi dan kegagalan pasar. Mahasiswa diarahkan untuk memahami penerapan konsep ekonomi mikro pada berbagai sistem agribisnis, seperti keputusan usaha tani, penggunaan input, penetapan harga komoditas, perilaku petani dan agribisnis, serta dinamika pasar pertanian.

Referensi:

  1. Pracoyo dan Pracocyo A. 2006. Ekonomi Mikro. PT. Grasindo. Jakarta.
  2. Sadono Sukirno. (2016). Mikroekonomi: Teori Pengantar. Raja Grafindo Persada.
  3. Gregory Mankiw. (2012). Pengantar Ekonomi Mikro (Edisi Bahasa Indonesia). Salemba Empat.
  4. Lipsey, Richard G., & Chrystal, Alec. (2011). Ekonomi Mikro (Edisi Terjemahan). Erlangga.
  5. Rahardja, Prathama & Manurung, Mandala. (2008). Pengantar Ilmu Ekonomi: Mikroekonomi & Makroekonomi. LPFE UI.

 

Ekonomi Makro

Mata kuliah Ekonomi Makro mengkaji kinerja perekonomian secara keseluruhan serta faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan, stabilitas, dan pembangunan ekonomi. Materi mencakup pendapatan nasional, inflasi, pengangguran, pertumbuhan ekonomi, kebijakan fiskal dan moneter, neraca pembayaran, nilai tukar, serta siklus bisnis. Dalam konteks agribisnis, pembahasan diarahkan pada bagaimana kondisi makroekonomi memengaruhi harga komoditas pertanian, pendapatan petani, investasi agribisnis, perdagangan internasional produk pertanian, dan keberlanjutan pembangunan sektor pertanian. Mahasiswa diharapkan mampu menganalisis isu-isu makroekonomi dan mengaitkannya dengan dinamika sektor agribisnis.

Referensi:

  1. Sadono Sukirno. (2016). Makroekonomi: Teori Pengantar. RajaGrafindo Persada.
  2. Gregory Mankiw. (2012). Pengantar Ekonomi Makro (Edisi Bahasa Indonesia). Salemba Empat.
  3. Dornbusch, Rudiger; Fischer, Stanley; & Startz, Richard. (2011). Makroekonomi (Edisi Terjemahan). McGraw-Hill / Erlangga.
  4. (2014). Ekonomi Makro. BPFE Yogyakarta.
  5. Arsyad, Lincolin. (2010). Ekonomi Pembangunan. UPP STIM YKPN. (konteks pertanian & pembangunan kawasan)

 

Pengantar Ilmu Pertanian

Mata kuliah ini memberikan pemahaman dasar mengenai ruang lingkup ilmu pertanian sebagai suatu sistem yang meliputi aspek budidaya tanaman, peternakan, tanah, lingkungan, teknologi pertanian, dan sosial ekonomi pertanian. Mahasiswa diperkenalkan pada konsep ekosistem pertanian, perkembangan pertanian Indonesia, peran inovasi teknologi, serta hubungan antara ilmu pertanian dan pembangunan agribisnis. Melalui mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu memahami keterkaitan antara komponen biologi, fisik, ekonomi, dan sosial dalam sistem pertanian, serta mampu melihat tantangan dan peluang sektor pertanian di era modern.

Referensi:

  1. Soekartawi S. (2005). Agribisnis: Teori dan Aplikasinya. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
  2. Arifin, B. (2013). Ekonomi Pembangunan Pertanian. Jakarta: Kompas Gramedia.
  3. Sudarsono, A. (2014). Pengantar Ilmu Pertanian. Bogor: IPB Press.
  4. Hadi, S. (2012). Dasar-Dasar Ilmu Pertanian. Yogyakarta: Andi Offset.
  5. Santoso, B. (2013). Sistem Pertanian dan Agribisnis. Yogyakarta: Gava Media.
  6. Haryanto, B. (2015). Ilmu Pertanian: Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta: Andi Offset.

 

Akuntansi Biaya

Mata kuliah ini membahas konsep, metode, dan prosedur akuntansi biaya yang digunakan untuk penentuan harga pokok produksi, pengendalian biaya, dan perencanaan dalam kegiatan usaha agribisnis. Mahasiswa akan mempelajari berbagai jenis biaya dalam proses produksi pertanian, sistem pembebanan biaya (job order dan process costing), analisis biaya-volume-laba, biaya standar, varians biaya, serta penerapan sistem biaya dalam agribisnis modern.

Melalui mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu menyusun perhitungan biaya produksi agribisnis, menganalisis efisiensi biaya, serta memberikan informasi biaya yang relevan untuk pengambilan keputusan manajerial.

Referensi:

  1. Carter, W. K., & Usry, M. (2002). Akuntansi Biaya (Edisi Indonesia). Jakarta: Salemba Empat.
  2. Bustami, B., & Nurlela. (2010). Akuntansi Biaya. Yogyakarta: Graha Ilmu.
  3. Hansen, D. R., & Mowen, M. M. (2011). Akuntansi Manajerial (Edisi Indonesia). Jakarta: Salemba Empat.
  4. (2015). Akuntansi Biaya. Jakarta: Salemba Empat.
  5. (2011). Akuntansi Biaya: Perencanaan dan Pengendalian Biaya. Yogyakarta: BPFE.
  6. (2012). Pengantar Akuntansi: Adaptasi IFRS. Jakarta: Erlangga.

 

Etika Profesi dan Bisnis

Mata kuliah ini membahas prinsip-prinsip etika yang mendasari perilaku profesional dan praktik bisnis yang bertanggung jawab dalam konteks agribisnis. Materi mencakup dasar-dasar etika, moral, nilai, dan tanggung jawab profesional; etika dalam pengambilan keputusan; etika bisnis dalam perspektif ekonomi dan sosial; isu-isu etika dalam produksi, distribusi, pemasaran, dan keberlanjutan pertanian; serta penerapan etika profesi dalam pekerjaan agribisnis modern. Mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi persoalan etika di lingkungan profesional agribisnis, menganalisis dilema etika bisnis, dan merumuskan sikap profesional berdasarkan nilai-nilai integritas, keadilan, transparansi, dan keberlanjutan.

Referensi:

  1. Keraf, A. S. (1998). Etika Bisnis: Membangun Citra Bisnis sebagai Profesi Luhur. Yogyakarta: Kanisius.
  2. Suharnan & Faizah, M. (2019). Etika Profesi. Jakarta: Rajawali Pers.
  3. Bertens, K. (2013). Etika. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
  4. Tjiptono, F. (2015). Bisnis dan Etika dalam Perspektif Manajemen. Yogyakarta: ANDI.
  5. Indrawijaya, A. (2001). Perilaku Organisasi. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

 

Manajemen Sumber Daya Alam

Mata kuliah ini membahas konsep, prinsip, dan pendekatan dalam pengelolaan sumber daya alam (SDA) secara berkelanjutan, khususnya yang terkait dengan sektor pertanian dan agribisnis. Topik yang dikaji meliputi: klasifikasi dan karakteristik SDA; hubungan antara SDA, pertanian, dan pembangunan ekonomi; degradasi dan konservasi sumber daya tanah, air, dan keanekaragaman hayati; tata kelola lingkungan; analisis kebijakan lingkungan; serta konsep sustainable agriculture dan resource management dalam sistem agribisnis.

Mahasiswa diharapkan mampu memahami peran penting SDA dalam menunjang produktivitas agribisnis, menganalisis masalah lingkungan yang memengaruhi sistem pertanian, serta merumuskan solusi pengelolaan SDA yang efisien, adil, dan berkelanjutan.

Referensi:

  1. Dahuri, R., Rais, J., Ginting, S., & Sitepu, M. J. (2004). Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan. Jakarta: PT Pradnya Paramita.
  2. Soemarwoto, O. (1991). Ekologi, Lingkungan Hidup dan Pembangunan. Jakarta: Djambatan.
  3. Arsyad, S. (2010). Konservasi Tanah dan Air. Bogor: IPB Press.
  4. Barrow, C. J. (1998). Pengantar Manajemen Lingkungan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press (versi terjemahan).
  5. Margolang, R. (2016). Pengelolaan Lingkungan Hidup. Medan: Perdana Publishing.
  6. Sutanto, R. (2002). Pertanian Organik: Menuju Pertanian Berkelanjutan. Yogyakarta: Kanisius.

 

Manajemen Sumber Daya Manusia

Mata kuliah ini membahas konsep, fungsi, dan praktik manajemen sumber daya manusia dalam organisasi agribisnis. Fokus utama meliputi perencanaan SDM, rekrutmen dan seleksi tenaga kerja pertanian, pelatihan dan pengembangan, manajemen kinerja, kompensasi, hubungan industrial, serta keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di sektor pertanian. Mahasiswa akan menganalisis berbagai tantangan pengelolaan tenaga kerja dalam agribisnis seperti tenaga kerja musiman, mekanisasi, produktivitas tenaga kerja, ketenagakerjaan pedesaan, dan isu-isu SDM pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agribisnis. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu merancang strategi pengelolaan SDM yang efektif, memahami perilaku organisasi, dan mengimplementasikan konsep MSDM untuk meningkatkan kinerja sistem agribisnis.

Referensi:

  1. Hasibuan, M. S. P. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
  2. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Refika Aditama.
  3. Mangkunegara, A. A. A. P. (2015). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  4. Sutrisno, E. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana Prenada Media.
  5. (2016). Manajemen Kinerja. Jakarta: Rajawali Pers.
  6. (2005). Agribisnis: Teori dan Aplikasinya. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

 

Matematika Ekonomi

Mata kuliah ini mempelajari penerapan konsep dan metode matematika untuk menganalisis permasalahan ekonomi dan agribisnis. Materi meliputi fungsi-fungsi ekonomi, persamaan dan pertidaksamaan, optimasi tanpa dan dengan kendala, matematika finansial, matriks dan model input-output, konsep turunan dan integral dalam analisis ekonomi, elastisitas, serta aplikasi kalkulus dalam teori produksi, biaya, permintaan, dan penawaran. Mahasiswa diharapkan mampu menggunakan alat matematika untuk memformulasikan, menganalisis, dan menyelesaikan persoalan ekonomi khususnya dalam konteks produksi pertanian, perilaku konsumen, efisiensi, serta pengambilan keputusan dalam sistem agribisnis.

Referensi:

  1. Josep Bintang Kalangi, 2002, Matematika Ekonomi & Bisnis. Edisi ke-1. Yogyakarta: Penerbit Andi.
  2. Chiang, A. C., & Wainwright, K. (2005). Metode Matematika untuk Ekonomi (Edisi Indonesia). Jakarta: Erlangga.
  3. Tarigan, D. (2008). Matematika Ekonomi. Bandung: Alfabeta.
  4. Supranto, J. (2000). Matematika untuk Ekonomi dan Bisnis. Jakarta: Salemba Empat.
  5. Hanafie, R. (2010). Pengantar Ekonomi Pertanian. Yogyakarta: ANDI.

 

Pengantar Agribisnis

Mata kuliah ini memberikan pemahaman dasar tentang konsep, ruang lingkup, dan sistem agribisnis yang meliputi subsistem pengadaan input, produksi, pengolahan, pemasaran, serta jasa penunjang. Mahasiswa diperkenalkan pada perkembangan agribisnis di Indonesia, karakteristik komoditas pertanian, peran teknologi, dinamika rantai pasok (supply chain), kewirausahaan agribisnis, dan isu-isu agribisnis kontemporer seperti keberlanjutan, keamanan pangan, dan globalisasi. Mata kuliah ini juga mengajarkan analisis sederhana terhadap struktur, perilaku, dan kinerja pelaku agribisnis, sehingga mahasiswa memahami bagaimana sistem agribisnis bekerja dari hulu ke hilir dan bagaimana setiap komponen saling berpengaruh dalam menciptakan nilai tambah produk pertanian.

Referensi:

  1. Downey, W. D. & Erickson, S. P. (1992). Manajemen Agribisnis (Edisi Indonesia). Jakarta: Erlangga.
  2. (2005). Agribisnis: Teori dan Aplikasinya. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
  3. Saragih, B. (2010). Agribisnis: Paradigma Baru Pembangunan Ekonomi Berbasis Pertanian. Bogor: IPB Press.
  4. Hafsah, M. J. (2003). Pengembangan Agribisnis. Jakarta: Penebar Swadaya.
  5. Arifin, B. (2013). Ekonomi Pembangunan Pertanian. Jakarta: Kompas Gramedia.
  6. Sutanto, R. (2002). Pertanian Berkelanjutan. Yogyakarta: Kanisius.

 

Perilaku Konsumen

Mata kuliah ini mempelajari bagaimana konsumen, baik individu maupun rumah tangga, mengambil keputusan dalam membeli, menggunakan, dan mengevaluasi produk dan jasa, khususnya terkait komoditas dan produk agribisnis.

Materi mencakup konsep dasar perilaku konsumen, proses pengambilan keputusan, faktor psikologis (motivasi, persepsi, pembelajaran, sikap), faktor sosial-budaya, pengaruh lingkungan, model perilaku konsumen, segmentasi pasar, serta aplikasi perilaku konsumen dalam strategi pemasaran agribisnis. Mahasiswa diharapkan mampu menganalisis kebutuhan dan preferensi konsumen produk pertanian, memahami dinamika pasar, serta merancang strategi pemasaran berbasis perilaku konsumen untuk meningkatkan daya saing produk agribisnis.

Referensi:

  1. Hadi, Sudharto P. 2007. Perilaku Konsumen. Badan Penerbit Undip Semarang.
  2. Setiadi, Nugroho J. 2003. Perilaku Konsumen. Konsep dan Implikasi untuk Strategi dan Penelitian Pemasaran. Prenada Media. Jakarta.
  3. 2003. Perilaku Konsumen dan Komunikasi Pemasaran. PT Remaja Rosdakarya. Bandung.
  4. Schiffman, L. G., & Kanuk, L. L. (2008). Perilaku Konsumen (Edisi Indonesia). Jakarta: Indeks.
  5. Assael, H. (2001). Perilaku Konsumen dan Pemasaran Strategis (Edisi Indonesia). Jakarta: Salemba Empat.
  6. Soekartawi. (2005). Agribisnis: Teori dan Aplikasinya. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

 

Sistem Pertanian Berlanjut

Mata kuliah ini membahas konsep, prinsip, dan praktik pertanian yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan, ekonomi, dan sosial, yang mampu menjaga keseimbangan antara produktivitas, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan sosial-ekonomi. Fokus kajian meliputi: perkembangan Sistem Pertanian (Konvensional, Organik, Berlanjut), pemahaman tentang interaksi komponen ekosistem pertanian, prinsip agroekologi dan konservasi sumber daya alam, teknologi ramah lingkungan, efisiensi energi, dan pengelolaan limbah, diversifikasi dan integrasi sistem usaha tani, kebijakan serta isu global terkait ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan serta bentuk-bentuk pertanian berkelanjutan. Mahasiswa diharapkan mampu menganalisis permasalahan keberlanjutan pada sistem pertanian modern, merancang strategi usaha tani berkelanjutan, dan memahami kebijakan serta teknologi yang mendukung sistem pertanian ramah lingkungan dan berkeadilan.

Referensi:

  1. Sutanto, R. (2002). Pertanian Organik: Menuju Pertanian Berkelanjutan. Yogyakarta: Kanisius.
  2. Conway, G. (1987). Pertanian Berkelanjutan (Edisi Indonesia). Jakarta: UI Press.
  3. Soemarwoto, O. (1991). Ekologi, Lingkungan Hidup, dan Pembangunan. Jakarta: Djambatan.
  4. Dahuri, R. et al. (2004). Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan. Jakarta: Pradnya Paramita.
  5. (2011). Agroekologi dan Sistem Agroforestri. Bogor: IPB Press.
  6. FAO Indonesia. (Terjemahan). Prinsip Pertanian Berkelanjutan.
  7. Saragih, B. (2010). Agribisnis: Paradigma Baru Pembangunan Ekonomi Berbasis Pertanian. Bogor: IPB Press.

 

Sosiologi Pertanian

Sosiologi Pertanian merupakan mata kuliah yang mempelajari perilaku sosial, struktur sosial, dan dinamika masyarakat pertanian dalam konteks pembangunan agribisnis. Mata kuliah ini membahas interaksi antara manusia, lembaga sosial, teknologi, dan lingkungan dalam sistem pertanian, serta menganalisis bagaimana perubahan sosial memengaruhi pola produksi, konsumsi, distribusi, dan kelembagaan agribisnis. Topik yang dicakup meliputi konsep dasar sosiologi dan masyarakat agraris, perubahan struktur sosial pedesaan, organisasi sosial petani, gender dalam pertanian, konflik agraria, komunikasi dan penyuluhan pertanian, modal sosial, kelembagaan lokal, serta strategi pemberdayaan masyarakat tani. Mahasiswa diharapkan mampu memahami fenomena sosial dalam pertanian dan mengembangkan kemampuan analitis untuk merumuskan solusi berbasis sosial dalam pengembangan agribisnis.

Referensi:

  1. Sajogyo, Pudjiwati. (2010). Sosiologi Pedesaan. Jakarta: UI Press.
  2. Soetrisno L, 2006. Pembangunan Pertanian Sebuah Tinjauan Sosiologis. Kanisius, Yogyakarta.
  3. Sutanto, R. (2012). Sosiologi Pertanian. Yogyakarta: Andi.
  4. Soekanto, S. (2017). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.
  5. Kartasapoetra, G. (2008). Sosiologi Pedesaan dan Pertanian. Jakarta: Rineka Cipta.
  6. Mardikanto, T. & Soebianto, P. (2015). Pemberdayaan Masyarakat. Bandung: Alfabeta.
  7. Riyadi, S. (2019). Kelembagaan Petani dan Pembangunan Pertanian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

 

Akuntansi Manajemen

Akuntansi Manajemen adalah mata kuliah yang memberikan pemahaman mengenai konsep, teknik, dan penggunaan informasi akuntansi untuk membantu manajer dalam proses pengambilan keputusan, perencanaan, pengendalian, serta evaluasi kinerja dalam kegiatan agribisnis. Mata kuliah ini membahas peran akuntansi manajemen dalam mendukung manajemen biaya, penetapan harga produk pertanian, analisis laba-volume-biaya, penyusunan anggaran, pengendalian operasional usaha tani dan agroindustri, serta penilaian kinerja unit usaha. Mahasiswa diharapkan mampu menerapkan teknik‐teknik akuntansi manajemen seperti analisis diferensial, biaya relevan, anggaran fleksibel, penilaian investasi (capital budgeting), serta sistem pengukuran kinerja untuk mendukung peningkatan efisiensi dan efektivitas usaha di sektor agribisnis.

Referensi:

  1. Macheoeoz, Mas’ud. Akuntansi Manajemen. Karunika: Universitas Terbuka.
  2. Horngren, C. T. (edisi terjemahan Indonesia). Akuntansi Manajemen. Jakarta: Erlangga.
  3. Suratiyah, K. (2015). Ilmu Usahatani. Jakarta: Penebar Swadaya.
  4. (2016). Akuntansi Manajemen: Konsep, Manfaat & Rekayasa. Jakarta: Salemba Empat.
  5. Halim, A., & Supomo, B. (2018). Akuntansi Manajemen. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
  6. Hansen & Mowen. (2019). Manajemen Biaya: Akuntansi & Pengendalian. Jakarta: Salemba Empat.

 

Ekonometrika

Ekonometrika merupakan mata kuliah yang mengidentifikasi, menganalisis, menginterpretasi, membahas, dan menyimpulkan permasalahan perilaku ekonomi pertanian. Ekonometrika membahas konsep, metode, dan aplikasi analisis kuantitatif untuk memahami hubungan ekonomi dan fenomena agribisnis melalui model statistik. Mahasiswa mempelajari cara membangun, mengestimasi, menguji, dan menginterpretasi model regresi linear, baik sederhana maupun berganda, serta model diagnostik seperti heteroskedastisitas, autokorelasi, multikolinieritas, dan spesifikasi model. Dalam konteks agribisnis, ekonometrika digunakan untuk menganalisis permintaan dan penawaran komoditas, produktivitas usaha tani, efisiensi teknis, harga dan pasar, faktor-faktor produksi, perilaku konsumen, dan kinerja keuangan usaha.

Referensi:

  1. Damodar Gujarati. 2006. Dasar-Dasar Ekonometrika Jilid I. Jakarta: Penerbit Erlangga
  2. Widarjono, Agus. (2018). Ekonometrika: Teori dan Aplikasi untuk Ekonomi dan Bisnis. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
  3. Nachrowi, Nachrowi D., & Usman, Hardius. (2006). Pendekatan Populer dan Praktis Ekonometrika untuk Analisis Ekonomi dan Keuangan. Jakarta: Lembaga Penerbit FEUI.
  4. Firdaus, M. (2011). Ekonometrika Suatu Pendekatan Aplikatif. Jakarta: Bumi Aksara.
  5. Basuki, A. T., & Prawoto, N. (2017). Analisis Regresi dalam Penelitian Ekonomi & Bisnis. Malang: UMM Press.
  6. (2003). Teori Ekonometrika dan Aplikasinya. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
  7. Suratiyah, K. (2015). Ilmu Usahatani (untuk data dan studi kasus). Jakarta: Penebar Swadaya.

 

Ekonomi Produksi Pertanian

Mata kuliah ini membahas teori, konsep, dan analisis ekonomi terkait proses produksi dalam sektor pertanian. Fokus utama meliputi hubungan antara input dan output, fungsi produksi, biaya produksi, efisiensi teknis, efisiensi ekonomi, serta strategi optimasi penggunaan faktor produksi pada usaha tani dan agroindustri. Mahasiswa mempelajari pembuatan keputusan produksi dalam berbagai kondisi sumber daya dan pasar, serta bagaimana menganalisis dampak perubahan harga input-output terhadap keuntungan petani dan pelaku agribisnis. Mata kuliah ini juga memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam penggunaan model fungsi produksi (Cobb-Douglas, CES, Leontief), analisis skala usaha, produktivitas, dan alokasi input optimal pada sistem produksi pertanian. Mata kuliah ini bertujuan agar mahasiswa mampu memahami proses produksi pertanian secara analitis, mengambil keputusan bisnis yang efisien, serta menerapkan teori ekonomi produksi dalam perencanaan dan evaluasi usaha agribisnis.

Referensi:

  1. Soeharto, I. (2002). Ekonomi Produksi. Jakarta: UI Press.
  2. Sudarman, D. (2002). Ekonomi Produksi Pertanian. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
  3. (2003). Agribisnis: Teori dan Aplikasinya. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
  4. Suratiyah, K. (2015). Ilmu Usahatani. Jakarta: Penebar Swadaya.
  5. Doll, J. P., & Orazem, F. (edisi terjemahan). Produksi Pertanian (Agricultural Production Economics). Jakarta: Erlangga.
  6. Debertin, D. (edisi terjemahan). Ekonomi Produksi Pertanian. Jakarta: Erlangga.
  7. Widarjono, A. (2018). Ekonometrika: Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.

 

Ilmu Usahatani

Mata kuliah ini membahas konsep, prinsip, dan teknik pengelolaan usaha tani agar mampu mencapai keuntungan maksimal melalui penggunaan sumber daya secara efisien. Fokus utama meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengambilan keputusan produksi, penggunaan input, analisis biaya dan pendapatan, serta penilaian kelayakan usaha pada berbagai komoditas pertanian. Mahasiswa mempelajari bagaimana petani dan pelaku agribisnis menentukan kombinasi input–output yang optimal, menganalisis risiko dan ketidakpastian, menghitung pendapatan dan keuntungan usaha tani, menyusun anggaran usaha tani, serta mengevaluasi kelayakan finansial melalui berbagai indikator (NPV, B/C ratio, IRR, sensitivitas). Selain itu, mata kuliah ini memperkenalkan berbagai model analisis usahatani, termasuk analisis efisiensi, analisis return to scale, analisis teknis–ekonomis, serta penerapan teknologi dalam meningkatkan produktivitas usaha. Mata kuliah ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi praktis dan analitis dalam merencanakan, mengembangkan, dan mengevaluasi usaha pertanian baik skala kecil, menengah, maupun agribisnis modern.

Referensi:

  1. Hernanto, Fadholi. 1995. Ilmu Usahatani. Penebar Swadaya. Jakarta
  2. 1993. Prinsip Dasar Ekonomi Pertanian Teori dan Aplikasi,. Rajagrafindo Persada, Jakarta.
  3. Suratiyah, K. (2015). Ilmu Usahatani. Jakarta: Penebar Swadaya.
  4. (2002). Analisis Usahatani. Jakarta: UI Press.
  5. Gittinger, J. P. (edisi terjemahan Indonesia). Analisa Proyek Pertanian. Jakarta: UI Press.
  6. R. Susanto et al. (2018). Manajemen Usaha Tani Modern. Bogor: IPB Press.

 

Manajemen Keuangan

Mata kuliah ini membahas konsep, prinsip, dan alat analisis dalam pengelolaan keuangan perusahaan agribisnis, baik skala usaha kecil, menengah, maupun besar. Fokus utama mencakup pengambilan keputusan keuangan terkait investasi, pendanaan, dan manajemen modal kerja untuk mendukung keberlanjutan dan profitabilitas usaha agribisnis. Mahasiswa mempelajari struktur laporan keuangan, analisis rasio keuangan, manajemen kas, piutang, persediaan, perencanaan modal kerja, analisis biaya modal (cost of capital), struktur modal, analisis kelayakan investasi (NPV, IRR, Payback Period), serta pengelolaan risiko keuangan dalam agribisnis. Mata kuliah ini juga memperkenalkan peran keuangan dalam rantai nilai agribisnis, permodalan usaha tani, pembiayaan pertanian (credit schemes), dan strategi keuangan untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing bisnis pertanian. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu menganalisis kondisi keuangan usaha, merancang keputusan bisnis berbasis data, dan mengelola sumber daya finansial secara efektif dan berkelanjutan.

Referensi:

  1. (2019). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
  2. Martono & Harjito, D. Agus. (2013). Manajemen Keuangan. Yogyakarta: Ekonisia.
  3. (2018). Manajemen Keuangan. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
  4. Sartono, R. A. (2014). Manajemen Keuangan Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: BPFE.
  5. Gittinger, J. P. (edisi terjemahan). Analisa Proyek Pertanian. Jakarta: UI Press.
  6. Suratiyah, K. (2015). Ilmu Usahatani. Jakarta: Penebar Swadaya.

 

Manajemen Pemasaran

Mata kuliah Manajemen Pemasaran mempelajari konsep, strategi, dan aktivitas pemasaran yang diterapkan dalam sistem agribisnis, mulai dari produksi, pengolahan, distribusi, hingga pemasaran produk pertanian. Fokus utama mencakup analisis pasar, perilaku konsumen, segmentasi–targeting–positioning (STP), bauran pemasaran (4P/7P), pengembangan produk, strategi harga, distribusi, dan promosi. Mahasiswa mempelajari bagaimana merancang strategi pemasaran yang efektif untuk produk pertanian yang memiliki karakteristik mudah rusak, musiman, volume besar, serta dipengaruhi fluktuasi harga. Mata kuliah ini juga menekankan analisis rantai nilai (value chain), pemasaran berbasis digital (digital marketing), branding produk agribisnis, pemasaran ekspor, serta strategi pemasaran berkelanjutan.

Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu memahami dinamika pasar komoditas pertanian, mengembangkan strategi pemasaran yang tepat, serta mengelola kegiatan pemasaran untuk meningkatkan daya saing dan nilai tambah dalam usaha agribisnis.

Referensi:

  1. Tjiptono, Fandy. (2015). Strategi Pemasaran. Yogyakarta: Andi.
  2. Swastha, Basu & Irawan. (2008). Manajemen Pemasaran Modern. Yogyakarta: Liberty.
  3. Assauri, Sofjan. (2016). Manajemen Pemasaran. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
  4. Stanton, William J. (edisi terjemahan). Prinsip Pemasaran. Jakarta: Erlangga.
  5. Tjiptono, Fandy & Diana, Anastasia. (2017). Pemasaran Modern. Yogyakarta: Andi.
  6. Anindita, R. & Baladina, N. (2017). Pemasaran Hasil Pertanian. Yogyakarta: Andi.
  7. Downey, W. D. & Erickson, S. P. (edisi terjemahan). Manajemen Agribisnis. Jakarta: Erlangga.

 

Manajemen Produksi dan Operasi

Mata kuliah ini membahas konsep, prinsip, dan aplikasi manajemen produksi dan operasi dalam konteks agribisnis, mulai dari perencanaan produksi usahatani dan agroindustri, perancangan sistem operasi, pengendalian mutu, hingga efisiensi proses. Mahasiswa akan memahami bagaimana mengoptimalkan penggunaan sumber daya pertanian (lahan, tenaga kerja, modal, teknologi) untuk mencapai produktivitas, kualitas, dan keberlanjutan. Topik meliputi peramalan produksi, perencanaan kapasitas, perancangan tata letak (layout), penjadwalan, manajemen rantai pasok (supply chain), serta analisis biaya produksi. Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan kemampuan analitis dan aplikatif dalam memecahkan masalah produksi agribisnis yang kompleks.

  1. Assauri, Sofjan. (2008). Manajemen Produksi dan Operasi. Jakarta: Lembaga PPM.
  2. Render, Barry & Heizer, Jay. (2015). Manajemen Operasi (Edisi 11 Bahasa Indonesia). Jakarta: Salemba Empat.
  3. Nasution, M.N. (2005) Manajemen Operasi. Jakarta: Ghalia Indonesia/Salemba Empat.
  4. Handoko, T. Hani. (2010). Manajemen Produksi dan Operasi. Yogyakarta: BPFE.
  5. Daniel, M. (2002). Pengantar Ekonomi Pertanian dan Agribisnis. Jakarta: Bumi Aksara.
  6. Saragih, B. (2010). Agribisnis: Paradigma Baru Pertanian. Jakarta: Yayasan Persada.

 

Pemasaran Hasil Pertanian

Mata kuliah Pemasaran Hasil Pertanian membahas konsep, prinsip, dan praktik pemasaran komoditas pertanian mulai dari tingkat produsen hingga konsumen akhir. Fokus utama meliputi karakteristik unik produk pertanian, perilaku pasar, struktur rantai pasok, fungsi-fungsi pemasaran (pengumpulan, penyortiran, penyimpanan, pengolahan, distribusi, promosi), pembentukan harga, margin pemasaran, dan efisiensi pemasaran. Mahasiswa juga mempelajari strategi pemasaran agribisnis modern, termasuk pemasaran digital, branding produk pertanian, sertifikasi mutu, serta penguatan jejaring pemasaran. Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan kemampuan menganalisis sistem pemasaran komoditas pertanian, menyusun strategi pemasaran yang efektif, serta memahami dinamika pasar lokal, nasional, dan ekspor dalam konteks peningkatan nilai tambah produk pertanian.

Referensi:

  1. Downey, W.D. & Erickson, S.P. (1992). Manajemen Agribisnis (edisi Bahasa Indonesia). Jakarta: Erlangga.
  2. (2002). Pemasaran Hasil Pertanian. Jakarta: Rajawali Press.
  3. Kotler, Philip & Armstrong, Gary. (2008). Prinsip-Prinsip Pemasaran. (Edisi 12, Bahasa Indonesia). Jakarta: Erlangga.
  4. Assauri, Sofjan. (2013). Manajemen Pemasaran. Jakarta: Rajawali Press.
  5. Swastha, Basu & Irawan. (2008). Manajemen Pemasaran Modern. Yogyakarta: Liberty.
  6. Sudiyono, Arif. (2002). Pemasaran Pertanian: Analisis Sistem dan Efisiensi. Malang: UMM Press.

 

Ekonomi Internasional

Mata kuliah Ekonomi Internasional membahas teori, kebijakan, dan praktik perdagangan antarnegara serta keterkaitannya dengan sektor agribisnis. Materi mencakup teori keunggulan komparatif, pola perdagangan internasional, tarif dan hambatan perdagangan, mekanisme neraca pembayaran, nilai tukar, integrasi ekonomi regional, kebijakan perdagangan pertanian, serta dinamika pasar komoditas global. Mahasiswa akan memahami bagaimana perdagangan internasional memengaruhi harga, produksi, daya saing, dan arus komoditas pertanian, termasuk implikasi globalisasi, standardisasi mutu, persyaratan ekspor, serta peran lembaga internasional seperti WTO dalam perdagangan produk agribisnis. Mata kuliah ini memberikan dasar analitis untuk menilai peluang dan tantangan pasar global, serta merumuskan strategi peningkatan daya saing komoditas pertanian Indonesia di pasar internasional.

Referensi:

  1. Salvatore, Dominick. (2024). Ekonomi Internasional (edisi Bahasa Indonesia). Jakarta: Salemba Empat.
  2. Krugman, Paul; Obstfeld, Maurice; Melitz, Marc. (1991). Ekonomi Internasional: Teori dan Kebijakan (terjemahan Bahasa Indonesia). Jakarta: Salemba Empat.
  3. Sukirno, Sadono. (2004). Ekonomi Internasional: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Rajawali Press.
  4. Tambunan, Tulus T.H. (2009). Perekonomian Indonesia dalam Era Globalisasi. Jakarta: Ghalia Indonesia.
  5. Mankiw, N. Gregory. (2013). Pengantar Ekonomi Makro (terjemahan Indonesia – bagian perdagangan internasional). Jakarta: Salemba Empat.
  6. Pindyck, Robert S. & Rubinfeld, Daniel L. (2018). Mikroekonomi (edisi Bahasa Indonesia – bab perdagangan). Jakarta: Erlangga.

 

Kewirausahaan Agribisnis

Mata kuliah Kewirausahaan Agribisnis membahas konsep, prinsip, dan praktik kewirausahaan dalam sektor agribisnis, mulai dari identifikasi peluang usaha, inovasi produk, analisis kelayakan usaha, pengelolaan risiko, hingga pengembangan model bisnis berbasis komoditas pertanian. Mahasiswa belajar merancang usaha agribisnis yang berkelanjutan, kompetitif, dan adaptif terhadap perubahan teknologi serta dinamika pasar. Materi meliputi kreativitas dan inovasi agripreneur, pengembangan nilai tambah produk pertanian, perencanaan bisnis (business plan), manajemen pemasaran usaha agribisnis, pengelolaan keuangan usaha kecil, dan strategi pengembangan start-up pertanian. Mahasiswa juga diharapkan mampu menerapkan pendekatan agripreneurship dalam konteks pembangunan pertanian modern. Mata kuliah ini menekankan pembelajaran berbasis praktik dan studi kasus sehingga mahasiswa mampu mengembangkan ide usaha agribisnis secara nyata.

Referensi:

  1. (2016) Kewirausahaan Agribisnis: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Rajawali Press.
  2. (2006). Kewirausahaan: Pedoman Praktis, Kiat dan Proses Menuju Sukses. Jakarta: Salemba Empat.
  3. Meredith, Geoffrey G. (2000). Kewirausahaan: Teori dan Praktik (edisi bahasa Indonesia). Jakarta: Pustaka Binaman Pressindo.
  4. Pasaribu, Ali Musa. (2012). Kewirausahaan Berbasis Agribisnis. Andi Publisher.
  5. Bakhtiar, Ary. (2022). Pengantar Kewirausahaan Agribisnis. UMM Press.
  6. (2019). Kewirausahaan. Jakarta: Edisi revisi. RajaGrafindo Persada.

 

Komunikasi dan Penyuluhan Pertanian

Mata kuliah Komunikasi dan Penyuluhan Pertanian membahas konsep, teori, dan praktik komunikasi serta penerapannya dalam kegiatan penyuluhan pertanian. Fokus utama meliputi proses komunikasi, teknik komunikasi interpersonal dan kelompok, media komunikasi, perilaku dan adopsi inovasi, strategi penyuluhan, metode penyampaian materi, perencanaan program penyuluhan, evaluasi penyuluhan, serta peran penyuluh dalam pengembangan agribisnis. Mahasiswa mempelajari bagaimana informasi teknologi pertanian dan inovasi agribisnis disampaikan secara efektif kepada petani dan pelaku usaha, untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan sistem pertanian. Mata kuliah ini juga melatih keterampilan praktis seperti menyusun materi penyuluhan, membuat media penyuluhan, melakukan demonstrasi, serta mengelola dinamika kelompok tani. Mata kuliah ini sangat penting dalam membentuk kemampuan komunikasi profesional agribisnis dalam konteks pembangunan pertanian.

Referensi:

  1. Saragih B. (2001). Penyuluhan Pertanian. Yayasan Penembangan Sinar Tani, Jakarta.
  2. Van den Ban, A. W. (2003). Penyuluhan Pertanian. Kanisius, Yogyakarta.
  3. Mardikanto, Totok. (2009). Penyuluhan Pembangunan Pertanian. Surakarta: UNS Press.
  4. Van den Ban, A.W. & Hawkins, H.S. (2006). Penyuluhan Pertanian (edisi Bahasa Indonesia). Yogyakarta: Kanisius.
  5. (1988). Komunikasi dan Penyuluhan Pertanian. Jakarta: Rajawali Press.
  6. Cangara, Hafied. (2019). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

 

Metodologi Penelitian

Mata kuliah Metodologi Penelitian Pertanian membahas konsep, prinsip, dan prosedur dalam perancangan dan pelaksanaan penelitian ilmiah di bidang pertanian dan agribisnis. Materi meliputi pendekatan penelitian kuantitatif, kualitatif, dan campuran; identifikasi masalah penelitian; penyusunan rumusan masalah dan tujuan penelitian; kajian pustaka; perumusan hipotesis; penyusunan desain penelitian; teknik pengambilan sampel; metode pengumpulan data; instrumen penelitian; validitas dan reliabilitas; serta teknik analisis data. Mahasiswa diarahkan untuk memahami langkah-langkah sistematis penelitian ilmiah serta mampu menyusun proposal penelitian yang relevan dengan isu-isu pertanian dan agribisnis, termasuk penelitian sosial ekonomi pertanian, perilaku petani, agribisnis, dan sistem pangan.

Referensi:

  1. Singarimbun, Masri & Effendi, S. (1989). Metode Penelitian Survei. Jakarta: LP3ES.
  2. Nazir, Moh. (2005). Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.
  3. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
  4. Metodologi Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian. Jakarta: Rajawali Press.
  5. Arikunto, Suharsimi. (2006). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

 

Teknik Penulisan Ilmiah dan Presentasi

Mata kuliah Teknik Penulisan Ilmiah dan Presentasi membahas prinsip, kaidah, dan teknik penulisan karya ilmiah serta keterampilan presentasi akademik yang diperlukan dalam bidang agribisnis. Materi meliputi struktur karya ilmiah, penulisan paragraf efektif, sitasi dan referensi, teknik penulisan laporan penelitian, artikel ilmiah, esai analitis, serta penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam konteks akademik. Mata kuliah ini juga membekali mahasiswa dengan kemampuan merancang dan menyampaikan presentasi lisan yang efektif, termasuk penggunaan media presentasi, desain slide, teknik komunikasi verbal dan nonverbal, serta strategi menghadapi audiens. Mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan karya tulis ilmiah seperti makalah, artikel, laporan praktikum, maupun proposal penelitian, serta mampu mempresentasikan hasil analisis/penelitian secara profesional.

Referensi:

  1. Keraf, Gorys. (2009). Argumentasi dan Narasi. Jakarta: Gramedia.
  2. (2018). Keterampilan Menulis. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
  3. (2009). Metode Penelitian: Penulisan dan Penyusunan Laporan. Bandung: Alfabeta.
  4. Arifin, E. Z., & Tasai, A. (2009). Cermat Berbahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.

 

Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura

Mata kuliah ini membahas konsep, ruang lingkup, dan penerapan agribisnis pada komoditas tanaman pangan dan hortikultura dari hulu hingga hilir. Materi meliputi karakteristik biologis dan ekonomi komoditas pangan serta hortikultura, pengelolaan sarana produksi, teknik budidaya, panen–pascapanen, pengolahan, pemasaran, dan manajemen rantai pasok. Mahasiswa diarahkan untuk memahami sistem agribisnis yang melibatkan subsistem input, produksi, pengolahan, pemasaran, dan pendukung, serta mampu menganalisis peluang usaha dan tantangan pengembangan komoditas pangan dan hortikultura di tingkat petani maupun industri. Di akhir perkuliahan, mahasiswa mampu membuat studi sederhana mengenai pengelolaan dan pengembangan agribisnis komoditas tanaman pangan/hortikultura secara berkelanjutan dan berbasis pasar.

Referensi:

  1. 2010. Dasar-dasar Hortikultura. Jakarta: Bumi Aksara.
  2. Soekartawi. (2005). Agribisnis: Teori dan Aplikasinya. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
  3. Rukmana, R. (2016). Agribisnis Tanaman Pangan. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.
  4. Sutanto, E. (2018). Agribisnis Hortikultura. Jakarta: Kencana.
  5. Yudhistira, M., & Sumarno. (2020). Budidaya Tanaman Pangan dan Hortikultura. Jakarta: Bumi Aksara.
  6. Hernanto, F. (2014). Ilmu Usahatani. Jakarta: Penebar Swadaya.

 

Digital Marketing

Mata kuliah ini membahas konsep, strategi, dan implementasi pemasaran digital dalam konteks agribisnis. Fokus pembahasan mencakup pemanfaatan teknologi informasi dan platform digital (media sosial, marketplace, website, SEO, SEM, konten digital, dan analitik pemasaran) untuk mempromosikan produk pertanian, memperluas pasar, dan membangun hubungan dengan konsumen. Mahasiswa mempelajari konsep pemasaran digital, perilaku konsumen online, manajemen konten, branding digital, fotografi produk pertanian, copywriting, strategi iklan digital, manajemen marketplace agro, serta evaluasi kinerja kampanye digital berbasis data. Di akhir perkuliahan, mahasiswa mampu menyusun rencana pemasaran digital (digital marketing plan) untuk produk pertanian atau agri-food secara profesional dan berbasis data.

Referensi:

  1. Purwana, D., Rahmi, R., & Aditya, S. (2017). Digital Marketing: Strategi Praktis untuk UMKM. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
  2. Yusuf, M. (2021). Digital Marketing untuk Bisnis. Jakarta: Prenadamedia Group.
  3. Hendry, A. (2020). Media Sosial untuk Bisnis: Panduan Praktis. Yogyakarta: Andi.
  4. Lestari, D. (2022). Strategi Konten Digital. Jakarta: Bumi Aksara.
  5. Rachmawati, N. (2023). Branding dan Pemasaran Produk Pertanian. Bogor: IPB Press.

 

Analisis Proyek Pertanian

Mata kuliah ini membahas konsep, metode, dan teknik analisis kelayakan proyek pertanian dalam berbagai skala usaha. Fokus kajian mencakup identifikasi peluang usaha, perancangan proyek, penyusunan rencana biaya dan manfaat, analisis finansial (NPV, IRR, Net B/C, Payback Period), analisis ekonomi, analisis sensitivitas, analisis risiko, serta aspek sosial, lingkungan, dan kelembagaan dalam proyek agribisnis. Mahasiswa dibekali kemampuan untuk menilai kelayakan usaha pertanian, melakukan perencanaan investasi, serta menyusun studi kelayakan proyek pertanian secara sistematis, kuantitatif, dan komprehensif. Di akhir perkuliahan, mahasiswa mampu menyusun dan mempresentasikan proposal analisis kelayakan proyek agribisnis yang valid dan aplikatif.

Referensi:

  1. Gittinger, J. Price. 2008. Analisa Ekonomi Proyek-Proyek Pertanian. Jakarta: UI-Press.
  2. Husnan, Suad dan Suwarsono Muhammad. 2000. Studi Kelayakan Proyek. UPP STIM YKPN: Yogyakarta.
  3. Pasaribu, Ali Musa. 2013. Perencanaan Evaluasi Proyek dan Agribisnis Melalui Konsep dan Aplikasi. Jakarta: Lily Publisher.
  4. Kadariah, Karlina, & Gray, C. (2017). Evaluasi Proyek: Analisis Ekonomi. Jakarta: Lembaga Penerbit FE UI.
  5. Hidayat, R. (2020). Analisis Kelayakan Usaha Pertanian. Yogyakarta: Andi.
  6. (2005). Analisis Usahatani. Jakarta: UI Press – untuk mendukung analisis biaya–manfaat.

 

Ekonomi Manajerial

Mata kuliah ini membahas penerapan konsep dan alat analisis ekonomi untuk membantu pengambilan keputusan manajerial dalam kegiatan agribisnis. Materi meliputi teori permintaan dan elastisitas, analisis produksi dan biaya, penetapan harga, perilaku pasar, keputusan investasi, efisiensi usaha, dan strategi optimalisasi keuntungan dalam konteks usaha pertanian dan agroindustri. Mahasiswa mempelajari bagaimana manajer agribisnis menggunakan data ekonomi, struktur pasar, fungsi biaya, serta analisis marjinal dalam menentukan volume produksi, strategi pemasaran, penggunaan input, dan keputusan bisnis lainnya. Pada akhir perkuliahan, mahasiswa mampu menganalisis dan mengambil keputusan strategis secara ekonomis untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing usaha agribisnis.

Referensi:

  1. Salvatore, D. (2001). (Edisi Terjemahan Bahasa Indonesia). Ekonomi Manajerial dalam Perekonomian Global. Jakarta: Salemba Empat.
  2. Lincolm Arsyad (2000). Ekonomi Manajerial, Ekonomi Mikro Terapan Untuk Manajemen Bisnis. Yogyakarta: BPFE – Yogyakarta.
  3. Sunaryo. (2001). Ekonomi Manajerial, Aplikasi Teori Ekonomi Mikro. Jakarta: Penerbit Erlangga.
  4. (2017). Ekonomi Manajerial: Konsep dan Aplikasi. Jakarta: Ghalia Indonesia.
  5. Siregar, M. (2020). Ekonomi Produksi Pertanian dan Aplikasinya. Bogor: IPB Press – untuk analisis produksi dan biaya.
  6. Sukirno, S. (2013). Mikroekonomi Teori dan Aplikasi. Jakarta: Rajawali Pers – relevan untuk teori permintaan, biaya, dan pasar.

 

Program Analisis Ekonomi Pertanian

Mata kuliah ini membahas konsep, teknik, dan aplikasi analisis ekonomi untuk mengevaluasi kinerja usaha pertanian, kebijakan pertanian, dan sistem agribisnis. Materi mencakup analisis biaya dan pendapatan, efisiensi teknis dan ekonomis, analisis investasi dan kelayakan finansial, analisis produktivitas, analisis supply–demand komoditas pertanian, analisis pasar, nilai tambah, serta dampak kebijakan terhadap sektor pertanian. Mahasiswa dipandu dan dilatih untuk menerapkan alat analisis ekonomi berbasis data (kuantitatif), termasuk penggunaan perangkat lunak seperti Excel atau software statistik (misalnya SPSS, EViews, atau STATA) sederhana untuk pengolahan data pertanian dan agribisnis secara empiris. Pada akhir perkuliahan, mahasiswa mampu menyusun laporan analisis ekonomi pertanian untuk mendukung pengambilan keputusan dalam usaha tani, agribisnis, ataupun perumusan kebijakan pertanian.

Referensi:

  1. Ghozali, Imam., M., Ak. 2012. Aplikasi Analisis Multivariat dengan Program SPSS. Cetakan IV. Badan Penerbit Universitas Diponogoro. Semarang.
  2. 2009. Metode Research. Bumi Aksara, Jakarta.
  3. 2011. Ekonomika Terapan: Teori dan Aplikasi dengan SPSS. Yogyakarta: Penerbit ANDI
  4. Soekartawi. (2005). Analisis Usahatani. Jakarta: UI Press.
  5. Afriani, R. & Sjaf, S. (2018). Ekonomi Pertanian: Teori dan Aplikasi. Bogor: IPB Press.
  6. Syafrial & Isaskar, R. (2019). Metode Kuantitatif dalam Ekonomi Pertanian. Malang: UB Press.
  7. Ibrahim, H. (2011). Analisis Biaya dan Manfaat. Jakarta: Rineka Cipta.

 

Riset Operasi

Mata kuliah ini mempelajari konsep, metode, dan teknik kuantitatif dalam Riset Operasi untuk membantu pengambilan keputusan dalam kegiatan agribisnis. Materi meliputi pemuatan model matematika, pemrograman linear, transportasi dan distribusi, penjadwalan, teori antrian, inventory control, simulasi, dan optimasi yang diterapkan dalam konteks pertanian, logistik hasil pertanian, produksi, dan manajemen rantai pasok agribisnis. Mahasiswa belajar merumuskan permasalahan operasional di perusahaan agribisnis, menyelesaikannya menggunakan model matematika dan perangkat lunak sederhana (misalnya Excel Solver), serta menginterpretasikan hasil untuk mendukung keputusan produksi, distribusi, alokasi sumber daya, dan efisiensi operasional. Di akhir perkuliahan, mahasiswa mampu membangun model Riset Operasi dan melakukan analisis untuk mendukung efisiensi dan efektivitas manajemen agribisnis.

Referensi:

  1. (2007). Riset Operasi. Jakarta: Erlangga.
  2. Prawirosentono, S. (2018). Riset Operasi dan Manajemen Operasional. Jakarta: PT Bumi Aksara.
  3. Asroni, A. (2020). Riset Operasi: Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: Deepublish.
  4. Nasution, M. N. (2006). Manajemen Logistik dan Rantai Pasok. Jakarta: Ghalia Indonesia — relevan untuk aplikasi agribisnis.
  5. (2005). Analisis Usahatani. Jakarta: UI Press — relevan untuk optimasi input-output pertanian.

 

Fisiologi dan Teknologi Pertanian

Mata kuliah ini membahas prinsip fisiologi tanaman dan penerapan teknologi pertanian dalam meningkatkan produktivitas, kualitas, dan keberlanjutan usaha tani. Materi mencakup fisiologi pertumbuhan dan perkembangan tanaman, fotosintesis, respirasi, transpirasi, perakaran, pembungaan, dan hasil. Selain itu, mahasiswa mempelajari penerapan teknologi pertanian seperti pemupukan, irigasi, pengendalian hama/penyakit, teknologi pasca panen, mekanisasi pertanian, dan inovasi agroindustri. Mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman hubungan antara proses fisiologi tanaman dengan praktik teknologi agribisnis, sehingga mahasiswa mampu merancang strategi budidaya dan manajemen produksi yang efisien dan berkelanjutan. Mahasiswa diharapkan mampu menerapkan prinsip fisiologi tanaman untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas komoditas agribisnis serta menilai efektivitas teknologi pertanian yang digunakan.

Referensi:

  1. Salisbury, F. B., & Ross, C. W. (1995). (Edisi Terjemahan Bahasa Indonesia). Fisiologi Tumbuhan Modern. Jakarta: UI Press.
  2. Hartini, S. & Syafrudin, A. (2015). Teknologi Budidaya Pertanian. Yogyakarta: Kanisius.
  3. Sutanto, E. (2018). Teknologi Pertanian dan Hortikultura. Jakarta: Kencana.
  4. Soekartawi, S. (2005). Usahatani dan Teknologi Pertanian. Jakarta: UI Press.
  5. Hidayat, R. (2019). Fisiologi dan Budidaya Tanaman Pangan. Bogor: IPB Press.

 

 

Deskripsi Mata kuliah Terdahulu

Pemasaran Hasil Pertanian (2 sks)

   Pendahuluan. Ciri-ciri produksi hasil pertanian. Pendekatan dalam mempelajari tataniaga.. Fungsi-fungsi pemasaran. Analisis dasar (struktur pasar, perilaku pasar dan penampilan pasar). Analisis Harga. Biaya dan margin pemasaran. Ukuran efisiensi dalam pemasaran. Hubungan harga antar (ruang) pasar. Bauran Pemasaran (Produk,Harga, Distribusi dan Promosi),Strategi pemasaran, Struktur pasar, Margin pemasaran, analisis efisiensi pemasaran

Referensi :

  1. Anindita, Ratya. 2004. Pemasaran Hasil Pertanian. Papyrus. Surabaya.
  1. Kotler, Philip. 1984. Manajemen Pemasaran. Penerbit Erlangga. Jakarta.
  1. Masyrofie. 1994. Pemasaran Hasil Pertanian. Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Malang.
  1. Soekartawi. 1989. Prinsip Dasar Manajemen Pemasaran Hasil – Hasil Pertanian Teori dan Aplikasinya. Rajawali Press. Jakarta.

Ekonomi Pertanian (3 sks)

   Ruang lingkup dan metode dalam ekonomi pertanian. Ciri-ciri pertanian. Peranan sumberdaya, kelembagaan dalam produksi dan pemasaran pertanian, Prinsipprinsip ekonomi dalan pertanian, Penawaran dan Permintaan faktor produksi dan produk pertanian, Elasisitas permintaan, Elastisitas penawaran, Kurva permintaan dan penawaran ditingkat eceran dan ditingkat produsen, Pergeseran permintaan dan penawaran, Teori Cobweb, Pemasaran pertanian, Peranan ekonomi pertanian dalam pembangunan pertanian dan permasalahan-permasalahannya.

Referensi:

  1. Adiwilanga.1982. Ilmu Usahatani. Alumni. Bandung
  1. Gilarso, T. 1993, Pengantar Ilmu Ekonomi Bagian Mikro. Jilid I. Penerbit Kanisius. Yogyakarta.
  1. Mubyarto, 1997. Pengantar Ekonomi Pertanian. LP3ES, Jakarta
  1. Soekartawi.1993. Prinsip Dasar Ekonomi Pertanian Teori dan Aplikasi,. Rajagrafindo Persada,. Jakarta.

Dasar-dasar Akuntansi (2 sks)

   Definisi, sepesialisasi dan siklus akuntansi. Kerangka konseptual akuntansi. Laporan keuangan (balance sheet, income statement dan capital statement). Karakteristik informasi akuntansi, model akuntansi terapan sesuai jenis dan skala usaha.

Referensi :

  1. Al Haryono Yusuf, Dasar Dasar Akuntansi, STIE YKPN Yogyakarta, 1999.
  1. Dharma Tintri, Seri diktat kuliah Pengantar Akuntansi, Gunadarma, Jakarta
  1. Henry Simamora, Akuntansi Salemba Empat, 2000
  1. Niswonger, C. Rolin & Philip E.Fess, Accounting Principles, Chicago: Southwestern Pub. C.
  1. Slamet Sugiri, Pengantar Akuntansi 1, UPP AMP YKPN, 1998
  1. Soemarso SR, Akuntansi Suatu Pengantar, Rineka cipta, Jakarta, 1999

Ekonomi Mikro (3 sks)

   Pendahuluan, perilaku konsumen, teori permintaan, produksi, biaya, harga dan pasar, ekonomi kesejahteraan.

Referensi:

1. Gilarso, T. 1993, Pengantar Ilmu Ekonomi Bagian Mikro. Jilid I. Penerbit
Kanisius. Yogyakarta.
2. Hadi, Sudharto P. 2007. Perilaku Konsumen. Badan Penerbit Undip
Semarang.
3. Lincolin, Arsyad. 1999. Ekonomi Mikro. BPFE. Yogyakarta
4. Mubyarto, 1997. Pengantar Ekonomi Pertanian. LP3ES, Jakarta
5. Pracoyo dan Pracocyo A.2006. Ekonomi Mikro. PT. Grasindo. Jakarta.

Ekonomi Makro (3 sks)

Pendahuluan. Analisis pendapatan nasional, teori angka pengganda, model analisis IS-LM, pasar barang dan kurva IS, pasar uang dan kurva LM, keseimbangan dalam analisis IS-LM, model analisis permintaan-penawaran agregatif, keseimbangan umum permintaan-penawaran agregatif, pengeluaran konsumsi, investasi, dan inflasi.

Referensi :

  1. Boediono, 1997, Ekonomi Makro : Seri Sinopsis Pengantar limn Ekonomi No.2, BPFE, Yogyakarta
  1. Blanchard, Olivier, 2003, Macroeconomics, Prentice Hall, Singapore.
  1. Case & Fair, 1999, Principle of Macroeconomics, Prentice Hall, New Jersey.
  1. Dulio, Eugene A., 1991, Teori Makroekonomi, Erlangga, Jakarta.
  1. Mankiw, N.Gregory, 2004, Principles of Macroeconomics, Thomson South Western, United State.
  1. Samuelson, paul A. dan William D., 2001, Macroeconomics, McGraw-Hill

Komunikasi dan Penyuluhan Pertanian (2 sks)

   Dasar-Dasar Komunikasi dan penyuluhan, Berkomunikasi Antarpribadi dan Berkomunikasi Antarbudaya; Komunikasi dalam Organisasi; Proses Penyuluhan ; Inovasi dan Adopsi, Kontak tani dan kelompok tani, Teknik Berkomunikasi Melalui Negosiasi; Berkomunikasi Melalui Laporan; Berkomunikasi Melalui Presentasi; Berkomunikasi dengan Media Teknologi Informasi (TI)

Referensi:

  1. Jahi, A. 1998. Komunikasi Massa dan Pembangunan Pedesaan di negaranegara Dunia Ketiga. Gramedia, Jakarta.
  1. Kartasapoetra, A. G, 1994. Teknologi Penyuluhan Pertanian. Bumi Aksara, Jakarta.
  1. Mardikanto, Totok, 1993. Penyuluhan Pertanian. Sebelas Maret. University Press, Jakarta.
  1. Saragih B, 2001. Penyuluhan Pertanian. Yayasan Penembangan Sinar Tani, Jakarta.
  1. Van den Ban, A. W, 2003. Penyuluhan Pertanian. Kanisius, Yogyakarta.

Koperasi dan Usaha Pertanian (2 sks)

   Pendahuluan, kerangka teori koperasi, sejarah perkoperasian, manajemen koperasi, undang-undang koperasi di Indonesia, pengambangan koperasi di Indonesia, praktik perkoperasian, Koperasi dan UMKM pertanian

Referensi :

  1. Anoraga 1994. BUMN Swasta dan Koperasi. Semarang: Pustaka Jaya.
  1. Hendar. 2010. Manajemen Perusahaan Koperasi. Semarang: Erlangga

Pembangunan Pertanian (2 sks)

   Pendahuluan. Pengertian pembangunan dan pertanian, pengertian pembangunan pertanian, tujuan pembangunan pertanian, ruang lingkup pembangunan pertanian, konsep pembangunan pertanian, pembangunan pertanian dan non pertanian; pertumbuhan ekonomi; pertanian dan interdependensi sektor; perkembangan pertanian di Indonesia; modal, teknologi dan tenaga kerja; pembiayaan pembangnan pertanian, penerapan teknologi di bidang pertanian, tenaga kerja di bidang pertanian; pelaksanaan pembangunan pertanian, rangkuman (diskusi).

Referensi:

  1. Mosher A. T, 1985. Menggerakkan dan Membangun Pertanian. CV. Yasaguna, Jakarta.
  1. Soetrisno L, 2006. Pembangunan Pertanian Sebuah Tinjauan Sosiologis. Kanisius, Yogyakarta.

Sosiologi Pertanian (2 sks)

   Pendahuluan, Kebudayaan, Lembaga Kemasyarakatan, Pelapisan sosial. Proses sosial. Kelompok sosial, kekuasaan, wewenang, perubahan sosial dan perubahan kebudayaan, sosiologi dan pembangunan masyarakat desa.

Referensi :

  1. Rahardjo, Pengantar Sosiologi Pedesaan dan Pertanian, UGM Press, Yogyakarta
  1. Sajogyo, Pudjiwati. 2002. Sosiologi Pedesaan, Kumpulan Bacaan. Yogyakarta: UGM Press.
  1. Soetrisno L, 2006. Pembangunan Pertanian Sebuah Tinjauan Sosiologis. Kanisius, Yogyakarta.

Ilmu Usahatani (3 sks)

   Pengertian usahatani dan agribisnis, klasifikasi usahatani, penampilan usahatani di Indonesia, tritunggal usahatani, unsur pokok usahatani pembinaan usahatani, perencanaan usahatani, pembukuan usahatani, prinsip ekonomi dalam usahatani, analisis usahatani, faktor resiko dan ketidakpastian dalam usahatani

Referensi:

  1. Adiwilanga.1982. Ilmu Usahatani. Alumni. Bandung
  1. Gilarso, T. 1993, Pengantar Ilmu Ekonomi Bagian Mikro. Jilid I. Penerbit Kanisius. Yogyakarta.
  1. Hernanto, Fadholi. 1995. Ilmu Usahatani. Penebar Swadaya. Jakarta
  1. Mubyarto, 1997. Pengantar Ekonomi Pertanian. LP3ES, Jakarta
  1. Soekartawi. 1986. Ilmu Usahatani. Universitas Indonesia. Jakarta.
  1. Soekartawi.1993. Prinsip Dasar Ekonomi Pertanian Teori dan Aplikasi,. Rajagrafindo Persada, Jakarta.

Dasar Ilmu Tanah (3 sks)

   Pendahuluan, fungsi tanah, pentingnya tanah dalam usahatani, faktor-faktor pembentuk tanah dan proses pembentukan tanah, Bahan penyusun tanah, Sifat fisik tanah, Sifat kimia tanah, Klasifikasi tanah, Biologi tanah, tanah organik, mikroorganisme dalam tanah, dan kesuburan tanah.

Referensi:

  1. Ali, Kemas. 2005. Dasar – Dasar Ilmu Tanah. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
  1. Buckman, H. O dan N. C Brady., 1982. Ilmu Tanah. Gajah Mada University Press, Yogyakarta.
  1. Hanafiah, A. K. 2005. Dasar – dasar Ilmu Tanah Ultisol. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Akuntansi Biaya (2 sks)

   Definisi dan fungsi akuntansi baiya, metode pengumpulan biaya-biaya, metode penentuan harga pokok produk perusahaan dan harga produk pesanan; harga pokok perusahaan yang menghasilkan satu jenis produk atau lebih, biaya overhead pabrik satu jenis atau lebih, biaya bahan dan biaya tenaga kerja.

Referensi :

  1. Carter, Wiiliam K. and Milton F. Usry, 2002, Cost Accounting, 13th Edition, Thomson Learning Custom Publishing, Cincinnati, Ohio (C).
  1. Matzia and Usri Milton F. Cost Accounting Planning and Control. Seventh Edition. South Western Publishing Co.
  1. Macheoeoz, Mas’ud. Akuntansi Biaya. Karunika: Universitas Terbuka.
  1. Mulyadi. Akuntansi Biaya. Bagian Penerbitan STIE YKPN. Yogyakarta

Ekonomi Kelembagaan (2 sks)

   Mata kuliah ini memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang pengertian dan ruang lingkup ekonomi Kelembagaan.Pendekatan baru dalam ilmu ekonomi yang membahas bagaimana institusi mempengaruhi perilakudan kinerja ekonomi adalah Ekonomi Kelembagaan (Institutional Economics). Pada mata kuliah ini akan diberikan dasar-dasar pemikiran Ekonomi Kelembagaan sebagai salah satu alat bantu analisamasalah kebijakan publik yang ada saat ini.

Referensi:

  1. Arifin, B dan Rachbini D.J. 2001b. Ekonomi Politik dan Kebijakan Publik, Jakarta, PT. Grasindo.
  1. Rachbini, Didiek. J. 2003. Ekonomi Politik: Strategi dan Kebijakan Pembangunan, Jakarta, PT. Granit, Yayasan Obor Indonesia.
  1. Kasper, Wolfgang dan Manfred E. Streit. 1998. Institutional Economics: Social Order and Public Policy, Cheltenham, UK: Edward Elgar.
  1. Williamson, Oliver E. 1975. Market and Hierarchies: Analysis and Antitrust Implications, New York: The Free Press
  1. Willamson, Oliver E. 1985. The Economic of Institutions of Capitalism, New York: The Free Press.

Perilaku Konsumen (3 sks)

   Segmentasi pasar (segmentasi dan kepuasan konsumen, segmentasi dan profitabilitas, penggunaan segmentasi dalam strategi pemasaran, rencana perubahan, Analisis konsumen dan kebijakan sosial, Perubahan struktur pasar konsumen); Model proses pengambilan keputusan; Multiatribute Attitude Model; Family life cycle (FLC)

Referensi:

  1. Hadi, Sudharto P. 2007. Perilaku Konsumen. Badan Penerbit Undip Semarang.
  1. Setiadi, Nugroho J. 2003. Perilaku Konsumen. Konsep dan Implikasi untuk Strategi dan Penelitian Pemasaran. Prenada Media. Jakarta.
  1. Sutisna. 2003. Perilaku Konsumen dan Komunikasi Pemasaran. PT Remaja Rosdakarya. Bandung.

Akuntansi Manajemen (2 sks)

   Akuntansi Manajemen: Arti, konsep, cabang dan keterkaitan dengan ilmu lain. Penggunaan data akuntansi untuk perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan. Budgeting. Analisis rasio, trend biaya dan keuntungan dalam pengambilan keputusan untuk investasi.

Referensi:

  1. Mulyadi. 1993. Akuntansi Biaya. Edisi ke-5. BP-STIE YKPN. Yogyakarta: 1993.
  1. Matzia and Usri Milton F. Cost Accounting Planning and Control. Seventh Edition. South Western Publishing Co.
  1. Macheoeoz, Mas’ud. Akuntansi Manajemen. Karunika: Universitas Terbuka.

Pengantar Agribisnis (2 sks)

   Agribisnis: arti, sistem dan peranannya di Indonesia; potensi dan kendala pengembangan-nya, macam-macam perusahaan agribisnis. Prinsip dan konsep manajemen agribisnis. Pemasaran dalam agribisnis. Manajemen dan mitra kerja dalam perusahaan agribisnis.

Referensi:

  1. Alma, Buchari.1998. Pengantar Bisnis. Penerbit ALFABETA, Bandung
  1. Downey, W. David dan Steven P. Erickson. 1987. Agribusiness Management, Second Edition, McGraw Hill Inc, New York
  1. Drillon, JR,JD. 1971. Introduction to Agribusiness Management, APO, Tokyo
  1. Goldberg,RA & JH Davis. 1957. A. Concept of Agribusiness, McGraw Hill Inc, New York
  1. Krisnamurti, Bayu. 2001. Agribisnis. Yayasan Pengembangan Sinar Tani, Jakarta.
  1. Nuraeni, Ida, dkk. 2005. Manajemen Agribisnis.(Diktat), STPP Bogor
  1. Saragih, Bungaran.2001. Suara dari Bogor : Membangun Sistem Agribisnis, Pustaka Wirausahawan Muda Bogor

Ekonomi Manajerial ( 2 sks)

   Ekonomi manajerial: Pengertian dan ruang lingkup. Pengambilan keputusan, optimalisasi dan resiko yang dihadapi. Teori permintaan konsumen: analisis permintaan pasar, fungsi produksi dan kurva biaya untuk pengambilan keputusan. Penentuan harga dalam perusahaan. Penentuan harga dalam pasar oligopoli. Contoh kasus.

Referensi:

  1. Salvator, Dominick (2001). Managerial Economic. Dalam Perekonomian Global. Jakarta : Penerbit Erlangga
  1. Pappas, J.L., Hirschey, M.(1993). Ekonomi Manajerial. Jakarta : Penerbit Binarupa Aksara.
  1. Lincolm Arsyad (2000). Ekonomi Manajerial, Ekonomi Mikro Terapan Untuk Manajemen Bisnis. Yogyakarta : BPFE – Yogyakarta.
  1. Vincent Gaspers. (1999). Ekonomi Manajerial, Pembuatan Keputusan Bisnis. Jakarta : Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama
  1. T. Sunaryo. (2001 ). Ekonomi Manajerial, Aplikasi Teori Ekonomi Mikro. Jakarta : Penerbit Erlangga.

Ekonomi Internasional (2 sks)

   Ekonomi Internasional: pengertian dan ruang lingkup. Teori keunggulan komparatif dan keunnggulan kompetitif. Biaya oportunitas, kepuasan masyarakat dan ekuilibrium. Model Heckcher-Oklkin dan Paradoks Leontif. Pertumbuhan ekonomi dan perdagangan internasional. Bursa efek dan valuta asing. Kebijakan moneter. Mutipplier effect dan peran kelembagaan internasional.

Referensi:

  1. Sobri. 2001. Ekonomi Internasional, Teori, Masalah dan Kebijaksanaannya. Edisi Revisi, BPFE UII Yogyakarta .
  1. Boediono. 1981. Ekonomi Internasional, Seri Sinopsis Pengantar Ek. No.3 BPFE UGM
  1. Nopirin. 1997. Ekonomi. Internasional, Edisi ketiga BPFE Yogyakarta
  1. Hamdy Hadi. 2001, Ekonomi. Internasional. Buku 1&2, Cetakan ketiga, Ghalia Indonesia.
  1. Halwani, R Hendra, 2002, Ekonomi Internasional dan Globalisasi Ekonomi. Jakarta: PT. Ghalia Indonesia.
  1. Krugman, Paul dan Obstfeld, Maurice, 2004. Ekonomi Internasional Teori dan Kebijakan Harper Collins Publisher. Ahli Bahasa. DR. Faisal H. Basri, SE MSc, Jakarta: PT Indeks Kelompok Gramedia.
  1. Salvatore. 1997. Ekonomi Internasional. Jakarta: Erlangga.

Matematika Ekonomi (3 sks)

   Relasi dan Fungsi; Fungsi Linear dan Persamaan Garis Lurus; Aplikasi Fungsi Linear dalam Ekonomi;; Fungsi Non Linier; Aplikasi Fungsi Non Linear dalam Ekonomi; Limit Fungsi; Diferensial; Aplikasi Turunan Suatu Fungsi dalam Ekonomi; Integral; Aplikasi Integral dalam Ekonomi

Referensi:

  1. Dumairy, 1999, Matematika Terapan untuk Bisnis dan Ekonomi edisi ketiga. Yogyakarta: BPFE.
  1. Rivai Wirasasmita, Dwidjosulistya, 1996, Jogiyanto Hartono, 2004, Teori Ekonomi Mikro Analisis Matematisedisi ke-3.Yogyakarta: Penerbit Andi.
  1. Josep Bintang Kalangi, 2002, Matematika Ekonomi & Bisnisedisi ke-1.Yogyakarta: Penerbit Andi.
  1. Nababan, M., 1988, Pengantar Matematika untuk Ilmu Ekonomi dan Bisnisedisi ke-1. Jakarta: Penerbit Erlangga
  1. Supranto, J.,1987, Matematika untuk Ekonomi dan Bisnis Buku1 dan 2,edisi ke-1. Jakarta: LPFEUI.

Ekonometrika (3 sks)

   Ekonometrika: Arti, Hubungan model matermatika, ekonomi dan stattistika. Ruang lingkup, metodologi dan tipe. Model persamaan regresi tunggal : asumsi klasik, analisis model OLS, Multikolinieritas, Heteroskaditas, Otokorelasi. Regresi dan dummy variable. Model per-samaan simulasi.

Referensi :

  1. Damodar Gujarati. 2006. Dasar-Dasar Ekonometrika Jilid I. Jakarta : Penerbit Erlangga
  1. Econometric Analysis. 5th. Gigapedia.org
  1. Damodar Gujarati. 2004. Basic Econometrics, Fourth Editon. The McGraw−HillCompanies

Manajemen Keuangan dan Pemasaran Agribisnis (2 sks)

   Ruang Lingkup dan kegunaan manajemen Keuangan dan pemasaran agribisnis; Macam pasar agribisnis (pasar input, pasar hasil, pasar olahan, wholesale dan retail, layanan pangan), Proses manajemen pemasaran agribisnis, analisis laporan keuangan; Perencanaan keuangan jangka pendek; manajemen modal kerja meliputi manajemen kas, piutang, persediaan dan utang dagang; Perencanaan investasi dalam agribisnis Analisis manajemen pemasaran (analisis situasi pasar, analisis pelanggan, analisis pesaing, analisis perusahaan), , Product life Cycle, Evaluasi manajemen pemasaran, Penyusunan Marketing Plan dan kasus manajemen pemasaran.

Referensi:

  1. Arthur J Keown, John D Martin, J William Petty & David F Scot, 2005, Financial Management, principles and application, Tenth edition, Prentice Hall, USA
  1. James C Van Horne and John M. Wachowicz, Fundamentals of Financial Management and PH Finance Center CD, 2001, Eleventh Edition, Prentice Hall, Inc USA
  1. Agus Sartono, 2001, Manajemen Keuangan, Edisi ke-empat, BPFE, Yogyakarta
  1. Suad Husnan dan Enny Pudjiastuti, 2002, Dasar-dasarManajemen Keuangan, Edisi ke-tiga, UPP AMP YKPN, Yogyakarta
  1. Kotler, P. (2000). Manajemen Pemasaran. Jakarta: Prenhallindo, 2002
  1. Tjiptono, F. (1995). Strategi Pemasaran. Yogyakarta: Andi Offset.
  1. Women, John, M Minor.(2000). Perilaku Konsumen. Edisi 5. Jakarta: Erlangga.

Manajemen Produksi dan Sumber Daya Agribisnis (2 sks)

   Ruang Lingkup dan kegunaan manajemen produksi dan sumber daya agribisnis; Perencanaan produksi; penjadwalan, Pelaksanaan fungsi manajemen dalam proses produksi agribisnis, Manajemen Proyek. pemilihan, pengangkatan dan penempatan tenaga kerja dalam proyek agribisnis. Pelatihan, penilaian prestasi kerja, kompensasi kerja dan jabatan, penentuan insentif, motivasi kerja, keselamatan dan lingkungan karyawan. Manajemen konflik, pemogokan dan pemutusan hubungan kerja.

Referensi:

  1. David Hutchins, Just In Time ( Tepat Pada Waktunya ) Alih Bahasa Anton Adiwiyoto, Profesional Books, Jakarta, 1997
  1. Eddy Herjanto, Manajemen Produksi dan Operasi, Grasindo Jakarta, 1997.
  1. Fandy Tjiptono, Total Quality Management, Andi, Yogyakarta, 2000
  1. Freddy Rangkuti, Analisis Titik Impas, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 1998
  1. Muslich Anshori, Manajemen Produksi dan Operasi, Citra Media, Surabaya, 1996
  1. T. Hani Handoko, Dasar-dasar Manajemen Produksi dan Operasi, BPFE, Yogyakarta, 1993
  1. Sofyan Assauri, Manajemen Produksi dan Operasi, LP FEUI, Jakarta, 1993

Ekonomi Produksi (2 sks)

   Definisi Produksi, Faktor-faktor produksi, Fungsi produksi, daerah tahapan produksi, Kenaikan hasil, Kurva Produksi, Produksi fontier, Efisiensi produksi (Efisiensi teknis, efisiensi harga, efisiensi ekonomis), Hubungan antara produk dan biaya produksi

Referensi:

  1. Boediono. 1989. Ekonomi Mikro. BPFE. Yogyakarta.
  1. Mubyarto. 1986. Pengantar Ekonomi Pertanian. LP3ES. Yogyakarta.
  1. Salvatore, D. 1997. Teori Mikroekonomi. Edisi ke tiga. Penerbit Erlangga.
  1. Soekartawi. 1990. Teori Ekonomi Produksi. Rajawali Pers. Jakarta.
  1. Sukawati, 2003, Teori Ekonomi Produksi, Analisis Fungsi Produksi. Rajawali Pers. Jakarta.

Perlindungan Tanaman (3 sks)

   Ruang lingkup, strategi pengendalian hama dan penyakit tanaman, permasalahan dan prepektif pengendalian hama dan penyakit tanaman, konsep konsep ekologi dan biologi hama, teknik-teknik pengendalian hama, epidemilogi penyakit tanaman, pengaruh serangan pathogen terhadap proses fisiologi tanaman, Ketahanan tanaman terhadap serangan pathogen, pengendalian tanaman secara kimia dan biologis.

Referensi:

  1. Djafaruddin. 1996. Dasar-Dasar Ilmu Perlindungan Tanaman. Bumi Aksara, Jakarta.
  1. Djojosumarto, P. 2008. Pestisida Dan Aplikasinya. Agromedia Pustaka, Jakarta.
  1. Triharso. 1994. Dasar – Dasar Perlindungan Tanaman. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (2 sks)

   Lingkup tanaman pangan dan hortikultura, Sistem produksi dan pemeliharaan tanaman pangan dan hortikultura, Karakteristik kebutuhan lahan tanaman pangan dan hortikultura, Pengelolaan, spesifikasi dan persyaratan kualitas, Sortasi dangrading, pemasaran, sgmentasi pasar dan strategi pemasaran tanaman pangan dan hortikultura

Referensi :

  1. Krisnamurti, Bayu. 2001. Agribisnis. Yayasan Pengembangan Sinar Tani, Jakarta.
  1. Purwono dan Purnamawati, Heni. 2008. Budidaya 8 Jenis Tanaman Unggul. Jakarta: Penebar Swadaya.
  1. Saragih, Bungaran.2001. Suara dari Bogor : Membangun Sistem Agribisnis, Pustaka Wirausahawan Muda Bogor
  1. Zulkarnain. 2010. Dasar-dasar Hortikultura. Jakarta: Bumi Aksara.

Analisis Proyek-proyek Pertanian dan Agroindustri (3 sks)

   Evaluasi Proyek: Arti, tujuan dan ruang lingkup. Analisis privat dan analisis sosial. Analisis finansial dan analisis ekonomi. Biaya oportunitas sosial. Discounting dan compounding factor. Kriteria investasi dan penggunaannya. Evaluasi proyek di bidang pertanian.

Referensi:

  1. Casley, Dennis J dan Krishna Kumar. 1991. Pemantauan dan Evaluasi Proyek Pertanian. Penerbit Universitas Indonesia: Jakarta.
  1. Djamin, Zulkarnain. 1984. Perencanaan & Analisa Proyek. Jakarta: UI-Press.
  1. Gittinger, J. Price. 2008. Analisa Ekonomi Proyek-Proyek Pertanian. Jakarta: UI-Press.
  1. Husnan, Suad dan Suwarsono Muhammad. 2000. Studi Kelayakan Proyek. UPP STIM YKPN: Yogyakarta.
  1. Pasaribu, Ali Musa. 2013. Perencanaan Evaluasi Proyek dan Agribisnis Melalui Konsep dan Aplikasi. Jakarta: Lily Publisher.

Program Analisis Ekonomi Pertanian (3 sks)

   Pengenalan beberapa model analisis, jenis-jenis pengukuran data, kesesuaian jenis pengukuran data dengan alat analisis, model-model analisis univariate, bivariate, multivariate. Aplikasi software dalam penyelesaian masalah ekonomi pertanian baik pada model univariate, bivariate, dan multivariate.

Referensi:

  1. Ghozali, Imam., M.Com., Ak,. 2012. Aplikasi Analisis Multivariat dengan Program SPSS. Cetakan IV. Badan Penerbit Universitas Diponogoro. Semarang.
  1. Nasution. 2009. Metode Research. Bumi Aksara, Jakarta.
  1. Suliyanto. 2011. Ekonomika Terapan: Teori dan Aplikasi dengan SPSS. Yogyakarta: Penerbit ANDI

Wirausaha Hortikultura dan Tanaman Pangan (3 sks)

   Pengetahuan dasar mengenai sayur-sayuran, buah-buahan dan bunga Pengetahuan dasar mengenai biji-bijian (serealia) meliputi padi, jagung, gandum, sorgum, kacang-kacangan, komoditi umbi-umbian meliputi ketela pohon, ubi jalar, kentang.; Perencanaan bisnis untuk tanaman hortikultura dan tanaman pangan.

Referensi:

  1. Alma, Buchari. 2013. Kewirausahaan. Alfabeta: Bandung.
  1. Drucker, Peter F. 1994. Inovasi dan Kewirausahaan Praktek dan Dasar-dasar. Gelora Aksara Pratama: Jakarta.
  1. Hakim, Rusman. 1998. Kiat Sukses Berwiraswasta. Gramedia: Jakarta.
  1. Hendro. 2011. Dasar-dasar Kewirausahaan. Erlangga: Jakarta.
  1. Wiratmo, Masykur. 1996. Pengantar Kewiraswastaan Kerangka Dasar Memasuki Dunia Bisnis. BPFE: Yogyakarta, 1996.

English for Agribusiness (2 sks)

   Penggunaan Bahasa Inggris disesuaiakn dengan tarat intermediate dan preadvanced. Penggunaan ditekankan pada kemampuan memahami bacaan ilmiah dan penambahan perbendaharaan kata serta ungkapan dalam bahasa Inggris sebanyak-banyaknya 4.000 – 5.000 kata. Struktur kalimat (tata bahasa) diberikan sesuai dengan bacaan ilmiahnya. Penggunaan ditekankan pada kemampuan memahami bacaan ilmiah dan perbendaharaan kata serta ungkapanungkapan dalam Bahasa Inggris.

Referensi:

  1. Allen and Widdowson. 1984. English in Agriculture. Oxford University Press.
  1. Raymond Murphy. 1998. English Grammar in Use. Cambridge University Press.
  1. Robert krohn. 1977. English Sentence structure. Ann Arbor: The University of Michigan Press.