{"id":302,"date":"2025-03-27T10:32:42","date_gmt":"2025-03-27T03:32:42","guid":{"rendered":"https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/?p=302"},"modified":"2025-03-27T11:19:45","modified_gmt":"2025-03-27T04:19:45","slug":"seminar-proposal-mahasiswa-universitas-katolik-widya-karya-malang-penelitian-tentang-jenang-dodol-salak-salacca-zalacca","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/index.php\/2025\/03\/27\/seminar-proposal-mahasiswa-universitas-katolik-widya-karya-malang-penelitian-tentang-jenang-dodol-salak-salacca-zalacca\/","title":{"rendered":"Seminar Proposal Mahasiswa Universitas Katolik Widya Karya Malang: Penelitian tentang Jenang Dodol Salak (Salacca zalacca)"},"content":{"rendered":"<p>Malang, 19 Maret 2025 \u2013 Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Katolik Widya Karya Malang, dengan bangga menyelenggarakan seminar proposal mahasiswa atas nama Sintiareni T. Samaloisa dengan NIM 202121006. Dalam kesempatan ini, Sintiareni mempresentasikan proposal penelitiannya yang berjudul Pengaruh Konsentrasi Gum Arab dan Gula Pasir terhadap Sifat Fisikokimia dan Organoleptik Jenang Dodol Salak (Salacca zalacca).<br \/>\n<img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/WhatsApp-Image-2025-03-26-at-19.15.37-225x300.jpeg\" alt=\"\" width=\"225\" height=\"300\" class=\"alignnone size-medium wp-image-303\" srcset=\"https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/WhatsApp-Image-2025-03-26-at-19.15.37-225x300.jpeg 225w, https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/WhatsApp-Image-2025-03-26-at-19.15.37-768x1024.jpeg 768w, https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/WhatsApp-Image-2025-03-26-at-19.15.37-1152x1536.jpeg 1152w, https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/WhatsApp-Image-2025-03-26-at-19.15.37-1536x2048.jpeg 1536w, https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/WhatsApp-Image-2025-03-26-at-19.15.37-scaled.jpeg 1920w\" sizes=\"(max-width: 225px) 100vw, 225px\" \/><br \/>\nDalam seminar ini, Sintiareni menjelaskan bahwa penelitian yang akan dilakukannya menggunakan gum arab dan gula pasir, karena kedua bahan ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas jenang dodol salak. Gum arab dikenal memiliki sifat pengemulsi, penstabil, dan pembentuk tekstur yang dapat membantu mempertahankan kelembapan, meningkatkan kekenyalan, serta memperpanjang umur simpan produk. Sementara itu, gula pasir memberikan kontribusi dalam hal rasa manis, pembentukan tekstur, dan pengawetan alami dengan menghambat pertumbuhan mikroba.<br \/>\nPenelitian Sintiareni ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi gum arab dan gula pasir terhadap karakteristik fisikokimia serta preferensi konsumen terhadap jenang dodol salak. Metode penelitian yang digunakan meliputi rancangan acak kelompok dengan dua faktor perlakuan: konsentrasi gum arab (1,0%, 2,0%, 3,0%) dan konsentrasi gula pasir (40%, 50%, 60%), masing-masing dengan tiga kali pengulangan. Uji yang dilakukan adalah uji kadar air, kadar gula reduksi, warna, tekstur, organoleptik, dan penentuan perlakuan terbaik dilakukan menggunakan metode De Garmo, dengan analisis data melalui ANOVA dan uji lanjut Duncan.<br \/>\nSeminar yang berlangsung di Kampus Universitas Katolik Widya Karya Malang ini dihadiri oleh dosen pembimbing, yaitu Hendrikus Nendra Prasetya, S.P., M.Si., dan Handini, S.P., M.P., serta diikuti oleh mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan dan mahasiswa Manajemen.<br \/>\nRencana penelitian Sintiareni akan dilakukan pada bulan April hingga Mei 2025 di Laboratorium Pengolahan dan Laboratorium Kimia dan Pengolahan Universitas Katolik Widya Karya Malang. Dengan semangat dan dedikasi tinggi, Sintiareni berharap hasil penelitiannya dapat memberikan kontribusi pada pengembangan produk pangan berbasis lokal, khususnya jenang dodol salak.<br \/>\n<img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/WhatsApp-Image-2025-03-26-at-19.15.35-300x225.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" class=\"alignnone size-medium wp-image-304\" srcset=\"https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/WhatsApp-Image-2025-03-26-at-19.15.35-300x225.jpeg 300w, https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/WhatsApp-Image-2025-03-26-at-19.15.35-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/WhatsApp-Image-2025-03-26-at-19.15.35-768x576.jpeg 768w, https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/WhatsApp-Image-2025-03-26-at-19.15.35-1536x1152.jpeg 1536w, https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/WhatsApp-Image-2025-03-26-at-19.15.35-2048x1536.jpeg 2048w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><br \/>\nSeminar ini berlangsung dengan penuh antusiasme dan menjadi ajang diskusi ilmiah yang bermanfaat, menunjukkan komitmen Universitas Katolik Widya Karya Malang dalam mendukung penelitian inovatif mahasiswanya.(HNP)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Malang, 19 Maret 2025 \u2013 Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Katolik Widya Karya Malang, dengan bangga menyelenggarakan seminar proposal mahasiswa atas nama Sintiareni T. Samaloisa dengan NIM 202121006. Dalam kesempatan ini, Sintiareni mempresentasikan proposal penelitiannya yang berjudul Pengaruh <a href=\"https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/index.php\/2025\/03\/27\/seminar-proposal-mahasiswa-universitas-katolik-widya-karya-malang-penelitian-tentang-jenang-dodol-salak-salacca-zalacca\/\" class=\"read-more\">Read More &#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_coblocks_attr":"","_coblocks_dimensions":"","_coblocks_responsive_height":"","_coblocks_accordion_ie_support":"","footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-302","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-beritaakademik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/302","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=302"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/302\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":307,"href":"https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/302\/revisions\/307"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=302"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=302"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=302"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}