{"id":48,"date":"2020-02-26T15:24:46","date_gmt":"2020-02-26T08:24:46","guid":{"rendered":"http:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/?page_id=48"},"modified":"2020-02-26T15:44:08","modified_gmt":"2020-02-26T08:44:08","slug":"deskripsi-mata-kuliah-fakultas-universitas-fakultas-pertanian","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/index.php\/deskripsi-mata-kuliah-fakultas-universitas-fakultas-pertanian\/","title":{"rendered":"Deskripsi Mata Kuliah Fakultas &#038; Universitas Fakultas Pertanian"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Pendidikan Agama (3 sks)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp; &nbsp;Tuhan Yang Maha Esa dan Ketuhanan (Keimanan dan ketaqwaan, Filsafat&nbsp;ketuhanan [Teologi]); Manusia (Hakikat manusia, Martabat manusia,&nbsp;Tanggungjawab manusia); Hukum (Menumbuhkan kesadaran untuk taat&nbsp;hukum Tuhan, Fungsi profetik agama dalam hukum); Moral (Agama sebagai&nbsp;sumber moral, Akhlak mulia dalam kehidupan); Ilmu Pengetahuan, Teknologi&nbsp;dan Seni (iman, ipteks dan amal sebagai kesatuan, Kewajiban menuntut dan&nbsp;mengamalkan ilmu, Tanggungjawab ilmuwan dan seniman); Kerukunan antar&nbsp;umat beragama (Agama merupakan rahmat Tuhan bagi semua, Kebersamaan&nbsp;dalam pluralitas beragama); Masyarakat (Masyarakat beradab dan sejahtera,&nbsp;Peran umat beragama dalam mewujudkan masyarakat beradab dan sejahtera,&nbsp;Hak Asasi Manusia (HAM) dan demokrasi); Budaya (Budaya akademik, Etos&nbsp;kerja, sikap terbuka dan adil); Politik (Kontribusi agama dalam kehidupan&nbsp;berpolitik, Peranan agama dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan&nbsp;bangsa).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Ismartono, SJ, I. 1993. Kuliah Agama Katolik di Perguruan Tinggi Umum.&nbsp;Jakarta: Obor.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Riyanto CM, Armada (Ed). Agama Anti-Kekerasan (Membangun Iman&nbsp;yang Merangkul). Malang: STFT Widya Sasana.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Magnis Suseno, Franz. 1993. Beriman dalam Masyarakat. Yogyakarta:&nbsp;Kanisius.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Richards, Larry. 1988. Jadilah Dirimu yang Sebenarnya. Jakarta: BPK&nbsp;Gunung Mulia.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Mardiatmaja SJ, BS. 1991. Panggilan Hidup Manusia. Yogyakarta:&nbsp;Kanisius.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Komisi Pendidikan Keuskupan Agung Semarang, 2009, Pendidikan&nbsp;Religiositas : Gagasan, isi, dan pelaksanaannya, Kanisisus, Yogyakarta<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Logika (2 sks)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp; &nbsp;Pengantar, Silabus, &amp; Aturan Main; Definisi &amp; Objek Logika; Sejarah &amp;&nbsp;Manfaat Logika; Hubungan Logika dengan Ilmu Lainnya; Pembagian Materi&nbsp;Logika; Unsur-Unsur Penalaran: Pengertian &amp; Term; Pembagian &amp;&nbsp;Penggolongan Logika; Definisi &amp; Dasar-dasar Penalaran; Penalaran Langsung&nbsp;Proposisi Kategoris; Penalaran Tidak Langsung Proposisi Kategoris;&nbsp;Silogisme Kategoris; Hukum Dasar &amp; Metode Praktis Penyimpulan Silogisme&nbsp;Kategoris; Sistem Nilai Kebenaran: Pengolahan Proposisi Majemuk; Sistem&nbsp;Nilai Kebenaran: Silogisme Majemuk &amp; Dilema; Kesesatan Fikir: Formal,&nbsp;Bahasa, dan Relevansi<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>F. Soesianto &amp; Djoni Dwijono, 2003, \u201cLogika Proposisional\u201d, Andi Offset,&nbsp;Yogyakarta<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>F. Soesianto &amp; Djoni Dwijono, 2003, \u201cLogika Predikatif\u201d, Andi Offset,&nbsp;Yogyakarta<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Rapar, Pengantar Logika : asas-asas penalaran sistematis, Kanisius,&nbsp;Yogyakarta.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Pancasila &amp; Kewarganegaraan (3 sks)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp; &nbsp;Filsafat Pancasila (Pancasila sebagai system filsafat, Pancasila sebagai&nbsp;ideology bangsa dan negara); IdentitasNasional (Karakteristik identitas&nbsp;nasional, Proses berbangsa dan bernegara); Politik dan Strategis (Sistem&nbsp;Konstitusi, Sistem politik dan kewarganegaraan Indonesia); Demokrasi&nbsp;Indonesia (Konsep dan Prinsip Demokrasi, Demokrasi dan pendidikan&nbsp;demokrasi); Hak Asasi Manusia dan Rule of Law (Hak Asasi Manusia&nbsp;(HAM), Rule of Law); Hak dan Kewajiban Warga Negara Indonesia;&nbsp;Geopolitik Indonesia (Wilayah sebagai ruang lingkup, Otonomi Daerah);&nbsp;Geostrategi Indonesia (Konsep Asta Gatra, Indonesia dan perdamaian dunia)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Darmodihardjo, Dardji. 1986. Nilai, Norma, dan Moral Dalam&nbsp;Penghayatan dan Pengamalan Pancasila. Jakarta: Aries Lima.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Kartohadiprodjo, Soediman, 1983: Beberapa Pikiran Sekitar Pancasila,&nbsp;cetakan ke-4. Bandung: Penerbit Alumni.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Notonagoro, 1984.Pancasila Dasar Filsafat Negara, Jakarta, PT Bina&nbsp;Aksara, cetakan ke-6.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Notonagoro, 1980. Beberapa Hal Mengenai Falsafah Pancasila. Jakarta:&nbsp;Pantjuran Tudjuh.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Suseno, Franz Magnis. 1987. EtikaPolitikPrinsip \u2013 prinsip Moral&nbsp;DasarKenegaraan Modern. Jakarta: Gramedia.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Al Hakim, Suparlan. 2001. Pendidikan Kewarganegaraan Untuk&nbsp;Perguruan Tinggi. Malang: Universitas Negri Malang.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Fatah, Eep Saefulloh. 2002. Manajemen Konflik Politik dan Demokrasi.&nbsp;Jakarta: Prisma.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Ilmu Kealaman Dasar \/IAD (3 sks)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp; &nbsp;Pengantar IAD (Hakikat dan ruang lingkup IAD, IAD sebagai bagian dan&nbsp;MBB); Alam Pikiran Manusia dan Perkembangannya (Hakikat manusia dan&nbsp;sifat keingintahuannva, Perkembangan fisik, sifat dan pikiran manusia,&nbsp;Sejarah pengetahuan manusia); Perkembangan dan Pengembangan Ilmu&nbsp;Pengetahuan Alam (Metode ilmiah sebagal dasar IPA, Perkembangan Ilmu&nbsp;Pengetahuan Alam (IPA), Ruang lingkup IPA dan pengembangannya); Bumi&nbsp;dalam Alam Semesta (Pembentukan alam semesta dan tata surya, Bumi&nbsp;sebagai planet, Struktur bumi, Pembentukan benua dan samudra);&nbsp;Keanekaragaman Makhluk Hidup dan Persebarannya (Biosfer dan makhluk&nbsp;hidup, Asal mula kehidupan di bumi, Keanekaragaman makhluk hidup,&nbsp;Persebaran dan sejarah perkembangan makhluk hidup); Makhluk Hidup dalam&nbsp;Ekosistem Alami (Populasi dan komunitas makhluk hidup, Berbagai bentuk&nbsp;ekosistem alami, Aliran energi dan materi dalam ekosistem alami, Macammacam&nbsp;bentuk pola kehidupan); Sumberdaya Alam dan Lingkungan&nbsp;(Klasifikasi sumberdava alam dan lingkungan hidup, Konsep-konsep&nbsp;pengelolaan sumberdaya alam, Masalah kependudukan dan lingkungan hidup,&nbsp;Prinsip dan usaha pelestarian sumberdaya alam dan lingkungan hidup);&nbsp;Ilmu Pengetahuan Alam dan&nbsp;Teknologi bagi Kehidupan Manusia (IPA sebagai dasar pengembangan&nbsp;teknologi, Sejarah peradaban manusia dan perkembangan teknologi, Manfaat&nbsp;dan dampak IPA &amp; teknologi terhadap kehidupan sosial, IPA dan teknologi&nbsp;masa depan); Beberapa Perkembangan Teknologi Penting (Bioteknologi,&nbsp;Teknologi Informasi, Teknologi Kearifan Lokal); Isu Lingkungan (Isu&nbsp;lingkungan global, Isu lingkungan nasional, Isu lingkungan lokal, Studi kasus)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>TIM FMIPA. 2013. Sains Dasar. Surabaya : Unipress IKIP Surabaya<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Ahmadi Abu dan Supatmo A. 1998. Ilmu Alamiah Dasar. Rineka cipta.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Harmoni, Ati. 1992. Ilmu Alamiah Dasar. Gunadarma<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Ilmu Sosial dan Budaya Dasar \/ISBD (3 sks)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp; &nbsp;Pengantar ISBD (Hakikat dan ruang lingkup ISBD, ISBD sebagai MBB dan&nbsp;pendidikan umum, ISBD sebagai altematif pemecahan masalah sosial&nbsp;budaya); Manusia Sebagai Makhluk Budaya (Hakikat manusia sebagai&nbsp;makhluk budaya, Apresiasi terhadap kemanusiaan dan kebudayaan, Etika dan&nbsp;estetika berbudaya, Memanusiakan manusia melalui pemahaman konsep konsep&nbsp;dasar manusia, Problematika kebudayaan); Manusia Sebagai Individu&nbsp;dan Makhluk Sosial (Hakikat manusia sebagai individu dan makhluk sosial,&nbsp;Fungsi dan peran manusia sebagai individu dan makhluk sosial, Dinamika&nbsp;interaksi sosial, Dilema antara kepentingan individu dan kepentingan&nbsp;masyarakat); Manusia dan Peradaban (Hakikat peradaban, Manusia sebagai&nbsp;makhluk beradab dan masyarakat adab, Evolusi budaya dan wujud peradaban&nbsp;dalam kehidupan social budaya, Dinamika peradaban global, Problematika&nbsp;peradaban pada kehidupan manusia); Manusia, Keragaman dan Kesetaraan&nbsp;(Hakikat keragaman dan kesetaraan manusia, Kemajemukan dalam dinamika&nbsp;sosial dan budava, Keragaman dan kesetaraan scbagai kekayaan sosial budaya&nbsp;bangsa, Problematika keragaman dan kesetaraan serta solusinya dalam&nbsp;kehidupan masvarakat dan Negara); Manusia. Nilai, Moral dan Hukum&nbsp;(Hakikat, fungsi, dan perwujudan nilal, moral dan hukum dalam kehidupan&nbsp;manusia, masyarakat dan negara; Keadilan ketertiban dan kesejahteraan&nbsp;sebagai wujud masyarakat yang bermoral dan mentaati hukum; Problematika&nbsp;nilai, moral dan hukum dalam masyarakat dan negara); Manusia. Sains,&nbsp;Teknologi dan Seni (Hakikat dan makna sains, teknologi dan seni bagi&nbsp;manusia, Dampak penyalahgunaan IPTEKS pada kehidupan sosial dan&nbsp;budaya, Problematika pemanfaatan IPTEKS di Indonesia); Manusia dan&nbsp;Lingkungan (Hakikat dan makna lingkungan bagi manusia, Kualitas penduduk&nbsp;dan lingkungan terhadap kesejahteraan manusia, Problematika lingkungan&nbsp;sosial budava yang dhadapi masyarakat, Isu-isu penting tentang persoalan&nbsp;lintas budava dan bangsa<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Darmo, Hendro dan Yeni Kaligis.2004. Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta :&nbsp;Universitas Terbuka<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Hudiyono, Sumi. 2004. Alam Pikiran Manusia dan Perkembangannya.&nbsp;Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Jasin, Maskoeri. 2006. Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: PT Raja Grafindo&nbsp;Persada.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Bahasa Indonesia (3 sks)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp; &nbsp;Kedudukan Bahasa Indonesia:&nbsp;(a) sejarah bahasa Indonesia (b) bahasa negara,&nbsp;(c) bahasa persatuan, (d) bahasa ilmu pengetahuan, teknologi. dan seni, dan&nbsp;(e) fungsi dan peran Bahasa Indonesia dalam pembangunan bangsa.&nbsp;Tatabahasa, sintaksis, ejaan, logika berbahasa, sistematika penulisan Karya&nbsp;Ilmiah, Penggunaan istilah baku, serapan dari bahasa asing dan lokal. Metode&nbsp;pembuatan ringkasan. Menulis: (a) makalah, (b) rangkuman\/ringkasan buku&nbsp;atau bab. dan (d) resensi buku. Membaca untuk menulis: (a) membaca&nbsp;tulisan\/artikel ilmiah, (b) membaca tulisan populer, dan (c) mengakses&nbsp;informasi melalui internet. Berbicara untuk keperluan akademik: (a)&nbsp;presentasi, (b) berseminar. dan (c) berpidato dalam situasi formal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Finoza, Lamuddin. 2001. Aneka Surat Bisnis Indonesia. Jakarta: Mawar&nbsp;Gempita.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Finoza, Lamuddin. 2002. Komposisi Bahasa Indonesia. Jakarta: Mawar&nbsp;Gempita.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Keraf, Gorys. 2000. Komposisi. Ende-Flores: Nusa Indah.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Sabarti, Akhadiah. 2001. Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa&nbsp;Indonesia. Jakarta: Erlangga.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Teknologi Informasi dan Komunikasi \/TIK (2 sks)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp; &nbsp;Pengetahuan Dasar-dasar Komputer; MS Word, MS Excel, MS Powerpoint, dan MS&nbsp;Publisher; CorelDraw; Internet;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Daryanto. 2007. Pengetahuan Dasar Ilmu Komputer. Bandung: CV&nbsp;Yrama Widya.<\/li><li>Madcoms. 2013. Kupas Tuntas Microsoft Word 2013. Yogyakarta:&nbsp;Penerbit ANDI.<\/li><li>Madcoms. 2013. Membangun Rumus dan Fungsi Pada Microsoft Excel&nbsp;2007-2010-2013. Yogyakarta: Penerbit ANDI.<\/li><li>Madcoms. 2013. 100 Tip Dan Trik Microsoft PowerPoint 2013.&nbsp;Yogyakarta: Penerbit ANDI.<\/li><li>Mansoor, Nizam. 2013. Panduan Menguasai Corel Draw Graphics Suite&nbsp;X6 ( SC ). Yogyakarta: Pustaka Makmur.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Mata Kuliah Fakultas<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Kimia Anorganik (3 sks)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp; &nbsp;Pendahuluan: pengertian dasar tentang zat komposis, struktur zat, unsur dan&nbsp;senyawa. Teori atom : perkembangan teori atom, teori kuantum, nomer atom dan&nbsp;nomer nol, isotop dan isobar, konfigurasi dan elektron susunan berkala dan sifatsifat&nbsp;umum, potensial ionisasi, afinitas electron, kolektronegatifan. Ikatan kimia :&nbsp;definisi ikatan kimia, ionic, kavolen koordinat. Larutan dan konsentrasi:&nbsp;pegertian konsentrasi berat solid dalam volume solven tertentu, berat ekivalen.&nbsp;Teori asam basah : menurut arrhenius, tetapan ionisasi asam basa dan&nbsp;perhitungan. pH larutan : teori dan perhitunfan pH pada larutan asam berat, basa&nbsp;kuat asam lemak basa kuat dan larutan buffer. Stoikiometri: stoikiometri dalam&nbsp;analisa volumetric, gravimetric. Analisa volumetric : larutan standar, asidialkalimetri,&nbsp;pengendapan, permangaomatri, charomatometri, iodometri.&nbsp;Pengantar analisa kalomateri dan spektrofotometri : teori dasar analisa kalometri&nbsp;dan A spektromateri dan spektrofotometri : teori dasar analisa kalomatri dan&nbsp;panjang gelombang dengan konsentrasi, transformasi dengan konsentrasi analisa&nbsp;Fe dan Iodine. Elektro kimia : prinsip analisa kimia listrik, hokum nerst,&nbsp;penetapan harga k, penentuan konsentrasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Brady, J.E. 1990. General Chemisrty, Principles and Structures. 1990.&nbsp;Singapore: John Wiley and Sons.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Brady, J.E. 1990.Brown, Theodore E.,H. E Lemay. 1991. Chemistry 5th ed.&nbsp;Singapore: Prentice-Hall International Editions.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Mahan, B.M. and Rollie J. Meyers. 1987. University Chemistry 4th ed.&nbsp;Singapore: The Benyamin\/Cummings Publishing Company.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Bahasa Inggris (2 sks)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp; &nbsp;Penggunaan Bahasa Inggris disesuaikan dengan taraf intermediate dan&nbsp;preadvanced. Penggunaan ditekankan pada kemampuan memahami membacaan&nbsp;ilmiah dan penambahan perbendaharaan kata serta ungkapan dalam Bahasa&nbsp;Inggris sebanyak 4.000-5.000 kata. Struktur kalimat (tata bahasa) diberikan&nbsp;sesuai dengan bacaan ilmiahnya diberikan sesuai dengan bacaan ilmiahnya.&nbsp;Penggunaan ditekankan pada kemampuan memahami bacaan ilmiah dan&nbsp;perbendaharaan kata serta ungkapan-ungkapan dalam bahasa inggris.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Brady, J.E. 1990. General Chemisrty, Principles and Structures. 1990.&nbsp;Singapore: John Wiley and Sons.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Brady, J.E. 1990.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Brown, Theodore E.,H. E Lemay. 1991. Chemistry 5th ed. Singapore:&nbsp;Prentice-Hall International Editions.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Mahan, B.M. and Rollie J. Meyers. 1987. University Chemistry 4th ed.&nbsp;Singapore: The Benyamin\/Cummings Publishing Company.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Biologi (3 sks)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp; &nbsp;Organisasi kehidupan, klasifikasi dalam biologi. Sistem reproduksi. Biologi&nbsp;molekuler. Fungsi dan Struktur Tumbuhan dan Hewan. Bioster. Organiesme dan&nbsp;lingkungannya. Peranan biologi dalam pertanian, industri dan sumerdaya alam.&nbsp;Analisis mengenai Dampak Lingkungan. Konservasi dan Pembangunan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>1. Campbell, N.A.,J.B. Reecee and L.G. Mitchell.1999. Biologi. Edisi 5.&nbsp;Terjemahan.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Bilgrami, K.S., LM. Srvasta, J.L. Shreemali. 1972. Fundamentals of Botany.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>de Robertis, E.D.P. and F.A. Saesz dan E.M.F. de Robertis. 1975. Cell&nbsp;Biology.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Johnson. 1984. Biology-An Introduction.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Soemarwoto, I. 1981. Biologi Umum.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Standfild. 1991. Genetika<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Mellanby, K., 1985. The Biology of Pollution.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Weisz, P., 1963. The Science of Biology.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Matematika (3 sks)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp; &nbsp;Gugus dan pengolahannya, Pengantar Hitung Peluang, vector dan matrik,&nbsp;Determinan Matriks segi, Transformasi dasar matriks, matriks kebalikan, gugus&nbsp;persamaam linier. Aljabar Pernyataan, Induksi Matematika, Gugus Ganda&nbsp;certecius, hubungan, Fungsi dan pengolahannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Ayres, Frank Jr., Ph.D, 1971, Calculus 2nd ed., Schaum\u2019s Outline Series,&nbsp;Schaumm Publ.Co, New York<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Purcell dan Verberg, 1992, Kalkulus dan Geometri Analitik Ed.ke-5&nbsp;(diterjemahkan oleh susilo dkk.), Erlangga, Jakarta<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Lipscuhutz, Seymour, 1974, Probability, Schaum\u2019s Outline Series, Mc.&nbsp;Graw-hill, Inc, New York<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Anton, Howard, 1987. Elementary Linear algebra, 5th ed., Jhon wiley &amp;&nbsp;Sons, New York<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Hutahaean. 1981. Kalkulus diferensial dan Integral. Gramedia. Jakarta<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Pengantar Ilmu Pertanian (2 sks)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp; &nbsp;Pendahuluan, Unsur-unsur Pertanian, Sejarah Perkembangan dan Sistem&nbsp;Pertanian, Pengelolaan Lahan Kering, Masalah Sumberdeaya Alam, Pengelohan&nbsp;Lingkungan, Kelembaan di Bidang Pertanian, Peranan Ilmu Dasar dalam Dunia&nbsp;Pertanian, IPTEK dalam Bidang Pertanian, Pembangunan Pertanian,&nbsp;Pertumbuhan Penduduk dan Kebutuhan Pangan, Teknologi Produksi Pertanian,&nbsp;Pasca Panen.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Adrianto, Tahana Taufiq. 2014. Pengantar Ilmu Pertanian. Yogyakarta:&nbsp;Global Pustaka Utama.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Badcock, R. Cristopher. 2008. Lev 1 Strauss Strukturalisme Dan Teori&nbsp;Sosiologi. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Haryanto, Dany dan G Edwi Nugroho. 2011. Pengantar Sosiologi Dasar.&nbsp;Jakarta : Prestasi Pustakarya.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Horton, Paul B. dan Chester L. Hunt. 1992. Sosiologi Jilid II. Jakarta :&nbsp;Erlangga.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Pengantar Teknologi Pertanian (2 sks)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp; &nbsp;Pendahuluan : Ruang lingkup teknologi pertanian, Strategi ketanagakerjaan.&nbsp;Teknik Pertanian : Kondisi dan Hambatan. Teknologi Budidaya : Daya dalam&nbsp;bidang pertanian, Mesin dan peralatan. Teknik Prosesing ; Berbagai cara&nbsp;penanganan produksi dari aspek fisik dan mekanik. Teknik tanah dan air :&nbsp;Penyediaan air, irigasi drainase. Teknik Bangunan Pertanian : Model-model&nbsp;Bangunan Pertanian. Pengolahan Produk Pertanian : Cara fisik, khemis dan&nbsp;mikrobiologis. Industri Basis Pertanian : Aspek Manajemen dan Teknologi.&nbsp;Pengendalian kualitas: Prinsip-prinsip mutu produksi. Pengemasan dan&nbsp;penyimpanan Teknologi: kebijakan Pemerintah arah perkembangan,&nbsp;kecenderungan dan kendala<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Buckle, K.A; Edward, R.A.; Fleet, G.H; Wooton, M., 1978. Food Science.&nbsp;PGHE-IDP Australia<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Fellow, Pj. 1992. Food Processing Tchnology. Principles and Practice Ellis&nbsp;Hawood L. England<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Winarno, FG. 1993. Pangan, Gizi, Teknologi dan Konsumen. PT. Gramedia.&nbsp;Jakarta<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Murano, P.S. 2\u20143. Understanding Food Science and Technology. Thomson&nbsp;Learning, USA<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Dasar2 Budidaya Pertanian (3 sks)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp; &nbsp;Pendahuluan. Produksi pertanian. Energi dan komponennya, pangan dan gizi.&nbsp;Asal usul dan klasifikasi tanaman, perbanyakan secara generatif dan vegetatif,&nbsp;pertumbuhan dan perkembangan sel tanaman. Perkembangan tanaman, faktor&nbsp;tanah dan lingkungan tanaman, hubungan air, cahaya, tanah, suhu dan tanaman,&nbsp;sistem budidaya dan pola tanam, Pengolahan Tanah dan Tempat Bertanam,&nbsp;Pupuk dan Pemupukan, Perlindungan Tanaman. Iklim dan Pertumbuhan&nbsp;Tanaman<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Gunarsih, ance. 1988. Klimatologi. Jakarta; Bina aksara.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Paryo, 2011. Pertanian Tumpang Sari. Pelosok Pedesaan: Indonesia<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Rismunandar. 1983. Membudidayakan Tanaman Buah-buahan. Bandung;&nbsp;Sinar baru.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Sugito, yogi. 1994. Dasar-dasar Agronomi. Malang; Fakultas Pertanian&nbsp;Universitas Brawijaya<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Kimia Organik (3 sks)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp; &nbsp;Berbagai reaksi termokimia dan termodinamika pada reaksi kimia. Pengukuran&nbsp;laju fan proses-proses kinetika reaksi, aspek-aspek kimia inti, reaksi dan&nbsp;reaktifitas senyawa organik, pengenalan kimia hayati dan aspek-aspek kimia&nbsp;lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Ralph J. Fessenden &amp; joan S. Fessenden. Kimia Organik I+II, University of&nbsp;Montana, Penerbit Airlangga. Jakarta<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Peter Sykes. Penuntun Mekanisme Reaksi Kimia Organik. Penerbit&nbsp;Airlangga. Jakarta<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Meislich, Herbert, et al; Schaum\u2019s. Outline of Theory and Problems of&nbsp;Organic Chemistry. SI (Metric) ed. Mc Graw-Hill,Inc. New York<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Pengantar Ilmu Ekonomi (2 sks)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp; &nbsp;Ruang lingkup dan metodologi ilmu ekonomi, teori perilaku konsumen, teori&nbsp;produksi, teori harga dan pasar, teori kesejahteraan ekonomi, penentuan&nbsp;pendapatan nasional, employment, neraca perdagangan dan inflasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Rosyidi, suherman. 1991. Pengantar Teori Ekonomi. Airlangga University.&nbsp;Surabaya<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Sudarman, Ari. 1990. Teori Ekonomi Mikro. BPFE. Yogya<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Samuel, Pail A. and William D. Nordhaus. 1992. Economics 14th ed., Mc&nbsp;Graw-Hill. Singapore<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Dasar-dasar Manajemen (2 sks)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp; &nbsp;Hubungan antar manusia, manusia dengan sarana kerja. Pengertian kegunaan&nbsp;manajemen, definisi-definisi manajemen, meramal masa depan, perencanaan,&nbsp;organisasi, kepemimpinan, koordinasi, pelaksanaan, pengawasan dan pengenalan&nbsp;perusahaan pada umumnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Panglaykim, J. dan Hazil Tanzil. 1984. Manajemen Suatu Pengantar. Ghalia&nbsp;Indonesia. Jakarta<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Benge, Eugene J. 1993. Pokok-pokok Manajemen Modern. PPM-Pustaka&nbsp;Binaman Pressindo<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Stoner, James, A.F. and Freeman, R. Edward. 1992. Manajemen 5nd ed.&nbsp;Prsntice Hall. New York<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Hellriegel, Jackson, and Slocun. 2002. Management, 9th ed. South Western-&nbsp;Australia<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Statistika (3 sks)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp; &nbsp;Pembahasan mengenai ruang lingkup dan kegunaan statistika, penyederhanaan&nbsp;data, ukuran pembedaan dan penyebaran data persamaan garis dan penyajian&nbsp;dalam tabel. Daftar frekuensi, histogram dan dahan daun, diagram kotak, garis&nbsp;dan pancaran titik. Permodelan keragaman melalui kaidah peluang dan fungsi&nbsp;sebarannnya. Populasi dan contoh. Pendugaan parameter dan uji hipotesis.&nbsp;Analisis regresi dan koreksi sederhana. Metode pengumpulan data, survei dan&nbsp;permasalahan. Analisis ragam untuk perbandingan nilai tengah. Regresi linier&nbsp;dengan dua peubah. Analisis tabel kontingensi dan rancangan faktorial.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Walpole, R.E., Myers, R.H., Myers S.L. dan Ye, Keying, Probability and&nbsp;Statistics for Engineers dan Scientists, 8th edition Prentice\u2010Hall,. 2006. 8th&nbsp;Ed Penerbit ITB<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Walpole, R.E. dan Myers, R.H. 1989, 4-th ed. Ilmu Peluang dan Statistika&nbsp;untuk Insinyur dan Ilmuwan. Penerbit ITB Bandung (1995)<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Rancangan Percobaan (3 sks)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp; &nbsp;Maksud dan tujuan merancang percobaan. Asas-asas perancangan percobaan.&nbsp;Sumber-sumber alat dalam percobaan dan tekik-teknik untuk mengatasinta,&nbsp;Rancangan perlakuan. Rancangan lingkungan. Masalah dalam pendugaan respon&nbsp;pecobaan. Teladan analisis untuk beberapa rancangan bau. Analisis kovarian.&nbsp;Anggapan-anggapan yang melandasi suatu model analisis ragam dan uji-uji&nbsp;kesesuaiannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Zainuddin. 1999. Metode Penelitian<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Hick, C.R. 1993. Fundamental Concept in the Design of Experiments.&nbsp;Oxford University Press. New York<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Santoso, R.D dan Kusnadi, M.H. 1992. Analisa Regresi. Andi Offset.&nbsp;Yogyakarta<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Billey, K.D. 1987. Methods of Social Research, 3th. Ed. Collier Mac Millian&nbsp;Publisher. London<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Sistem Pertanian Organik \/SPO (3 sks)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp; &nbsp;Pengertian SPO, Penting dan perlunya pertanian organik, Unsur-unsur dan&nbsp;sistem Pertanian Orgsanik, Budidaya pertanian organik, Sistem Usahatani,&nbsp;Keterpaduan dalam pertanian Organik, Macam,kualitas dan sifat bahan&nbsp;organik. Penanganan pasca panen produk pertrnian organik. Pemberdayaan&nbsp;sumber daya manusia. Pemasaran produk organik ( Fair trade). Segmen pasar&nbsp;produk organik. Teknik pengemasan dan Sertifikasi produk organik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Rosmarkam, A dan N.W Yuwono. 2002. Ilmu Kesuburan Tanah. Kanisius.&nbsp;Yogyakarta.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Rosenow, Soltysiak, dan Verschuur. 1996. Organic Farming, Sustainable&nbsp;Agriculture Put Into Practice. Jerman: IFOAM<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Sutanto,R. 2006. Pertanian Organik. Yogyakarta: Gramedia<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Soetriono, dkk. 2006. Pengantar Ilmu Pertanian. Malang: Bayumedia<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Sutedjo, M. M., dan A.G. Kartasaputra, 1990. Pupuk dan Pemupukan.&nbsp;Rineka Cipta, Jakarta.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Etika Profesi dan Bisnis (2 sks)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp; &nbsp;Hakekat Etika dan Bisnis, Prinsip-prinsip Etis dalam Bisnis, Bisnis dan&nbsp;Lingkungannya, Etika dalam menjalankan Fungsi Perusahaan, Hubungan&nbsp;Etika dan Budaya, Perspektif Etika bisnis, Etika dalam Profesi, Penerapan&nbsp;Etika Profesi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Kieser, B. 1986. \u201cEtika Profesi. Tantangan Untuk Menjadi Hati Nurani&nbsp;Masyarakat\u201d dalam Basis No. 35<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Magnis-Suseno, Franz, SJ. 1987. \u201csekitar Etika Bisnis\u201d dalam Basis no 35<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Magnis-Suseno, Franz, SJ. 1987. Etika Dasar. Masalah-masalah Pokok&nbsp;Filsafat Moral. Yogyakarta. Kanisius<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Magnis-Suseno, Franz, SJ. 1989. Etika Sosial. Bukau panduan mahasiswa&nbsp;PB I- PB VI. Jakarta: Gramedia<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Kieser, B. 1986. Moral Dasar. Kaitan Iman dan Perbuatan. Yogyakarta:&nbsp;Kanisius<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Riset Operasi (3 sks)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp; &nbsp;Pengertian riset operasi. Linier programming (sederhana, integer, dynamic and&nbsp;multistage), Analisis Network (CPM\/PERT), persoalan transportasi: teori&nbsp;keputusan dan teori permainan (game theory). Teori antrian, teori persediaan.&nbsp;Ruang lingkup\/batasan pembahasan, research operasi, analisis&nbsp;pemanfaatan\/alokasi sumberdaya dengan: analisis sederhana dengan&nbsp;menggunakan grafik dan contoh-contohnya; model programasi liner dan&nbsp;alokasi sumberdaya. Analisis jaringan kegiatan (net worrks); net qork&nbsp;minimization, skortest-Route problem; maksimal flow problem, pemanfaatan&nbsp;programasi linier dalam net works. Dynamic (multistage) programming dan&nbsp;pemanfaatannya dalam pengembangan agroindustri dan agribisnis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Hamdy Taha, Operation Research An Introduction, Edisi 4, Macmillan,&nbsp;New York<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Richard Bronson, Theory and Problem of Operation Research , McGraw-&nbsp;Hill, Singapore<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Subagyo Pangestu. 2000. Marwan Asri, dan T. Hani Handoko. Dasar-&nbsp;Dasar Operation Research, Yogyakarta: PT. BPFE-Yogyakarta<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Aminudin. 2005. Prinsip-Prinsip Riset Operasi. Erlangga<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Yulian Zamit. Manajemen Kuantitatif, BPFE, Yogyakarta<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Metodologi Penelitian (3 sks)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp; &nbsp;Mempelajari cara-cara melakukan penelitian ilmiah termasuk membuat usulan&nbsp;penelitian, pelaksanaan penelitian dan pembuatan laporan hasil penelitian.&nbsp;Proses penelitian secara umum, mulai dari: penentuan masalah, tinjauan&nbsp;pustaka, identifikasi variabel, penelitian percobaan, pengamatan dan&nbsp;pengumpulan data, interpretasi hasil penelitian percobaan dan tata cara&nbsp;penulisan karya ilmiah (skripsi) dan pblikasi ilmiah serta tata cara seminar<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Kerlinger, F. N.1986. Foundations of behavioral research (3rd ed.). New&nbsp;York: Holt, Rinehart and Winston.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Nasir, M. 1988. Metoda Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Nawawi, H. dan Martini, M.H. 1994. Penelitian Terapan<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Sutrisnohadi. 1994. Metodologi Penelitian, Jilid 1, 2, 3, dan 4.&nbsp;Yogyakarta: Andi Offset.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Wasito, H. 1992. Pengantar Metodologi Penelitian. Gramedia: Jakarta.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Analisis Mengenai Dampak Lingkungan\/AMDAL(2 sks)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp; &nbsp;Kebijaksanaan nasional pembangunan Lingkungan Hidup. Kebijaksanaan&nbsp;nasional pembangunan LH \u2013 (AMDAL) (lanjutan). Masalah pembangunan&nbsp;dan lingkungan. Dasar-dasar ekologi: proses dan manfaat AMDAL: penapisan&nbsp;dan pelingkupan, metode dan identifikasi dampak, prakiraan dan evaluasi,&nbsp;pendekatan pengelolaan lingkungan, prinsip-prinsip dasar pemantauan&nbsp;lingkungan, dampak pembangunan dan penggunaannya (aspek geo-fisikkimia),&nbsp;dampak pembanugnan dan penangannnya (aspek biologi), dampak&nbsp;pembangunan dan penangannnya (aspek sosek dan sosbud), laporan AMDAL&nbsp;dan kasus studi AMDAL.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Fandeli, Ch, 2004. Analisis Mengenai Dampak Linkungan Prinsip Dasar&nbsp;Dalam Pembangunan. Penerbit Liberty, Yogyakarta.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Koesnadi, Hardjosoemantri, 1986. Hukum Tata Lingkungan, Yogyakarta:&nbsp;Gadjah Mada University Press.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Wardhana, AW, 2004. Dampak Pencemaran Lingkungan. Andi Offset.&nbsp;Yogyakarta<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Kewirausahaan (3 sks)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp; &nbsp;Ciri-ciri wirausaha, sikap yang diperlukan oleh wirausahawan, leadership,&nbsp;cara-cara pengambilan risko, decision making process, perencanaan bisnis,&nbsp;manajemen waktu, perencanaan pengendalian keuangan, sistem informasi,&nbsp;penggunaan sumberdaya, dan menilai peluang pasar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Joe setyawan. 1994. Strategi Efektif Berwirausaha Cetakan ke-2. Jakarta:&nbsp;PT Gramedia Pustaka<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Geoffrey G. Meredith et al. 1986. Kewirausahaan Teori dan Praktek.&nbsp;Jakarta: PT Pustaka Binaman Pressindo<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Cuplikan dari berbagai majalah dan surat kabar<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Teknik Penulisan Ilmiah dan Presentasi (2 sks)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp; &nbsp;Jenis-jenis karya ilmiah. Teknik Penulisan Ilmiah. Sistematika Penulisan&nbsp;Ilmiah. Teknik Pembuatan Materi Presentasi. Teknik Presentasi. Seminar&nbsp;Problematik adalah hasil dari mata kuliah Teknik Penulisan Ilmiah dan&nbsp;Presentasi. Mahasiswa menyusun suatu makalah\/karya ilmiah berdasarkan&nbsp;studi literatur\/studi lapang selama jangka waktu tertentu sesuai dengan bidang&nbsp;keilmuan mahasiswa yang bersangkutan dan dipresentasikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Tim Fakultas Pertanian, 2014. Pedoman Penulisan Tugas akhir. FPUKWK.&nbsp;Malang.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Kuliah Kerja Nyata\/KKN (2 sks)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp; &nbsp;Mata kuliah ini dikelola oleh PUSDIKAT yang pada dasarnya memberikan&nbsp;kesempaan kepada peserta untuk dapat memahami permasalahan di lokasi.&nbsp;Selanjutnya dengan adanya permasalahan ini diharap peserta dapat&nbsp;menawarkan penyelesaiannya melalui satu rancangan yang sesuai khususnya&nbsp;dari sisi waktu peserta di lokasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi :<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Tim LPPM. Buku Pedoman Kuliah Kerja Nyata. Pusdikat-LPPM. Malang.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Praktik Kerja Lapang (2 sks)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp; &nbsp;Kegiatan akademis yang dilakukan mahasiswa dengan cara melakukan&nbsp;magang kerja dalam lembaga\/instansi pemerintah atau swasta selama waktu&nbsp;tertentu sesuai dengan bidang keilmuan mahasiswa yang bersangkutan.&nbsp;Praktik Kerja Lapang (PKL) dilaksanakan selama satu bulan secara terus&nbsp;menerus di Lapangan, 5 hari dalam seminggu, 3 &#8211; 4 jam\/hari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi :<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Tim Fakultas Pertanian, 2014. Pedoman Penulisan Tugas akhir. FP-UKWK.&nbsp;Malang.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Skripsi (6 sks)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&nbsp; &nbsp;Karya tulis ilmiah penelitian di laboratorium atau di lapang yang&nbsp;dipresentasikan dalam kolokium serta dipertanggung jawabkan dalam ujian&nbsp;akhir.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Referensi :<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Tim Fakultas Pertanian, 2014. Pedoman Penulisan Tugas akhir. FP-UKWK.&nbsp;Malang<\/li><\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pendidikan Agama (3 sks) &nbsp; &nbsp;Tuhan Yang Maha Esa dan Ketuhanan (Keimanan dan ketaqwaan, Filsafat&nbsp;ketuhanan [Teologi]); Manusia (Hakikat manusia, Martabat manusia,&nbsp;Tanggungjawab manusia); Hukum (Menumbuhkan kesadaran untuk taat&nbsp;hukum Tuhan, Fungsi profetik agama dalam hukum); Moral (Agama sebagai&nbsp;sumber moral, Akhlak mulia dalam <a href=\"https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/index.php\/deskripsi-mata-kuliah-fakultas-universitas-fakultas-pertanian\/\" class=\"read-more\">Read More &#8230;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"_coblocks_attr":"","_coblocks_dimensions":"","_coblocks_responsive_height":"","_coblocks_accordion_ie_support":"","footnotes":""},"class_list":["post-48","page","type-page","status-publish","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/48","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/48\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":49,"href":"https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/48\/revisions\/49"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pertanian.widyakarya.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}